— Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Senin sore, 4 Mei 2026, mendorong empat pintu air utama berada pada status Siaga III (Waspada). Kenaikan tinggi muka air (TMA) ini dipicu oleh intensitas hujan yang meningkat sejak siang hingga sore hari, terutama di wilayah selatan Jakarta dan daerah hulu.

Empat titik yang tercatat berada dalam status siaga tersebut yakni Pos Depok, Pos Pesanggrahan, Pos Angke Hulu, serta Pintu Air Pasar Ikan. Kondisi ini membuat sejumlah ruas jalan di Jakarta Selatan tergenang dengan ketinggian air mencapai puluhan sentimeter.

Sebelumnya, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Jabodetabek hingga malam hari.

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah hingga 8 Mei

Empat Pintu Air Naik Status dalam Dua Jam

Laporan resmi menunjukkan, pada pukul 15.00 WIB, Pintu Air Pasar Ikan telah mencapai status Siaga III dengan TMA 183 cm. Dua jam berselang, tepat pukul 17.00 WIB, Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta mencatat peningkatan signifikan di sejumlah titik:

  • Pos Depok: TMA 210 cm (Siaga III)
  • Pos Pesanggrahan: TMA 160 cm (Siaga III)
  • Pos Angke Hulu: TMA 220 cm (Siaga III)
  • Pintu Air Pasar Ikan: TMA naik menjadi 200 cm (Siaga III)

Lonjakan muka air di Pos Pesanggrahan menjadi pemicu utama genangan di dua ruas jalan di Jakarta Selatan.

Dua Ruas Jalan di Jaksel Tergenang 30–70 Cm

Genangan terpantau terjadi di:

  • Jalan Swadarma, Kelurahan Ulujami
  • Jalan Ciledug Raya (depan Seskoal), Kelurahan Cipulir

Ketinggian air di kedua lokasi dilaporkan berkisar antara 30 hingga 70 cm pada pukul 17.00 WIB.

Petugas dari BPBD DKI Jakarta langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penyedotan air dan memastikan genangan dapat surut secepat mungkin.

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Muhammad Yohan, menjelaskan bahwa genangan terjadi akibat curah hujan tinggi di wilayah hulu yang berdampak langsung pada kenaikan TMA di Pos Pesanggrahan.

“Saat ini terdapat dua ruas jalan tergenang dengan ketinggian 30 hingga 70 sentimeter dan masih dalam proses penanganan,” ujar Yohan.

Informasi status Siaga III Pintu Air Pasar Ikan juga diumumkan resmi melalui akun X @BPBDJakarta pada pukul 15.00 WIB.

Pemantauan Ketat Hulu–Hilir

BPBD DKI Jakarta terus memantau pergerakan tinggi muka air di seluruh pintu air strategis, baik dari sisi hulu di wilayah Jawa Barat maupun hilir di pesisir utara Jakarta. Pemantauan ini penting mengingat potensi hujan masih berlanjut hingga malam.

Warga di wilayah rawan genangan dan bantaran sungai diminta meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti informasi resmi dari BPBD dan pemerintah daerah.

BMKG: Dasarian I Mei Masih Didominasi Musim Hujan

Sementara itu, BMKG menyebut Dasarian I Mei 2026 (1–10 Mei) masih didominasi musim hujan. Sejumlah wilayah di Banten dan Jawa Barat bahkan masuk kategori siaga curah hujan tinggi.

BMKG mencatat sekitar 71 persen wilayah Indonesia masih berada dalam fase musim hujan aktif, yang meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan, longsor, dan angin kencang.

Sebelumnya, pada 29 April hingga 3 Mei 2026, BPBD juga telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem. Bahkan, Waduk Pluit sempat mencapai status Siaga II pada dini hari Minggu, 3 Mei 2026, sebelum berangsur surut.

Masyarakat diimbau untuk menghindari aktivitas luar ruangan saat hujan lebat, memantau informasi resmi dari BPBD dan BMKG dan waspada terhadap potensi genangan susulan jika hujan berlanjut hingga malam.

Perkembangan tinggi muka air masih dinamis dan sangat dipengaruhi kondisi hujan di wilayah hulu. BPBD memastikan personel tetap siaga di lapangan untuk merespons cepat jika terjadi peningkatan genangan.