Detak.Media — Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,3 mengguncang wilayah barat laut Tahuna, Provinsi Sulawesi Utara, pada Senin, 8 Juni 2026, pukul 16:16:47 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Pusat gempa tercatat berada pada kedalaman yang relatif dangkal, yakni 10 kilometer.
Menurut data BMKG, episentrum gempa terletak pada koordinat 5.18 Lintang Utara dan 125.48 Bujur Timur. Lokasi tersebut berada sekitar 174 kilometer di barat laut Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Dengan pusat gempa yang berada di laut, karakteristik gempa dangkal ini memerlukan pemantauan khusus meskipun tidak berpotensi tsunami.
Hingga rilis ini diterbitkan, BMKG belum menerima laporan mengenai dampak getaran gempa yang dirasakan oleh masyarakat. Biasanya, gempa dengan magnitudo di atas 5,0 dapat dirasakan oleh sebagian penduduk di wilayah terdekat. Namun, belum ada informasi lebih lanjut mengenai skala intensitas gempa yang dirasakan di daratan Provinsi Sulawesi Utara.
BMKG menegaskan bahwa gempa bumi ini tidak memiliki potensi untuk memicu gelombang tsunami. Meskipun demikian, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik, serta selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG. Warga juga dianjurkan untuk memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal mereka dari potensi kerusakan akibat gempa. Kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan yang lebih kecil juga tetap penting untuk diperhatikan.
Ikuti Detak.Media
