Detak.Media — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,8 mengguncang wilayah Barat Laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara pada hari Sabtu, 8 Juni 2026. Berdasarkan laporan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini terjadi tepat pukul 11:46:48 WIB dengan kedalaman 29 kilometer. Meskipun cukup kuat, BMKG memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Episentrum gempa terletak pada koordinat 4.74 Lintang Utara dan 125.30 Bujur Timur. Lokasi ini berada di laut, sekitar 127 kilometer arah Barat Laut dari Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Dengan kedalaman hiposentrum yang dangkal, yakni 29 kilometer, getaran gempa ini berpotensi dirasakan di beberapa wilayah terdekat.
Hingga rilis ini diterbitkan, BMKG belum mengeluarkan informasi mengenai skala intensitas gempa (MMI) di wilayah-wilayah yang merasakan getaran. Namun, dengan magnitudo 5,8 dan kedalaman yang relatif dangkal, gempa ini kemungkinan dirasakan oleh masyarakat di sekitar pusat gempa, khususnya di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan sekitarnya.
BMKG menegaskan bahwa gempa bumi ini tidak memiliki potensi untuk memicu gelombang tsunami, sehingga masyarakat di pesisir tidak perlu khawatir berlebihan. Kendati demikian, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik merespons kejadian ini. Warga juga dianjurkan untuk memeriksa kembali kondisi bangunan rumah masing-masing guna memastikan tidak ada kerusakan yang membahayakan akibat getaran gempa, serta mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Ikuti Detak.Media
