— Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,5 mengguncang wilayah BaratLaut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara pada hari Sabtu, 8 Juni 2026, pukul 18:22:28 WIB. Pusat gempa tercatat berada di kedalaman 10 kilometer. Menurut rilis resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini dinyatakan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Berdasarkan analisis BMKG, episentrum gempa terletak pada koordinat 5.50 Lintang Utara dan 125.21 Bujur Timur. Lokasi ini berada sekitar 212 kilometer di BaratLaut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Kedalaman gempa yang dangkal, yakni 10 kilometer, menunjukkan aktivitas sesar aktif di bawah laut.

Meskipun memiliki magnitudo cukup besar, BMKG belum merilis informasi mengenai dampak getaran gempa yang dirasakan oleh masyarakat. Hingga laporan ini dibuat, tidak ada laporan awal mengenai kerusakan atau korban jiwa akibat guncangan gempa di wilayah sekitar. Kondisi ini mengindikasikan bahwa getaran gempa mungkin tidak terlalu kuat dirasakan di daratan atau jauh dari pusat gempa.

BMKG menegaskan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami, sehingga masyarakat di pesisir tidak perlu khawatir akan ancaman gelombang tinggi. Meskipun demikian, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Warga juga dianjurkan untuk memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal masing-masing guna memastikan tidak ada kerusakan yang membahayakan.