Detak.Media — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Barat Laut Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara, pada Senin, 8 Juni 2026. Menurut laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini terjadi tepat pukul 13:21:48 WIB dengan kedalaman 10 kilometer. BMKG juga menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Pusat gempa terletak pada koordinat 5.21 Lintang Utara dan 125.21 Bujur Timur. Berdasarkan data BMKG, lokasi episentrum berada sekitar 180 kilometer Barat Laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, yang merupakan wilayah laut. Dengan kedalaman hiposentrum yang dangkal, yakni 10 kilometer, gempa ini dikategorikan sebagai gempa dangkal.
Meskipun memiliki magnitudo yang cukup signifikan, BMKG tidak merilis informasi mengenai dampak guncangan yang dirasakan oleh masyarakat. Hingga laporan ini disusun, belum ada laporan mengenai wilayah yang merasakan getaran gempa secara signifikan di Kepulauan Sangihe dan sekitarnya.
BMKG memastikan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami bagi wilayah pesisir. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik, namun tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Penting juga untuk memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal apakah ada kerusakan akibat guncangan gempa.
Ikuti Detak.Media
