Maverick Vinales Jalani Operasi Usai Mundur di MotoGP Amerika, Sekrup Bahu Bergeser

Pembalap Maverick Vinales dipastikan menjalani operasi pada Selasa setelah mundur dari sisa akhir pekan MotoGP Amerika 2026 di Circuit of the Americas (COTA). Keputusan itu diambil setelah hasil CT scan menunjukkan sekrup implan di bahu kirinya bergeser dari posisi semula.

Sekrup tersebut merupakan bagian dari penanganan cedera yang dialami Vinales sejak kecelakaan di Jerman musim lalu. Kini, posisinya yang berubah menyentuh jaringan lunak dan mengganggu tenaga lengan kirinya saat mengendarai motor.

“Saya merasakan jenis rasa sakit yang berbeda setelah Brasil. Kami melakukan CT scan di sini dan menyadari ada satu sekrup yang keluar dari posisinya,” ujar Vinales.

“Sekrup itu menyentuh jaringan dan menghambat tenaga lengan saya. Satu-satunya cara adalah mengangkatnya.” tambahnya.

Risiko Besar Jika Tetap Memaksakan Balapan

Menurut Vinales, tim dokter di sirkuit memperingatkan adanya risiko kerusakan lebih serius apabila ia tetap memaksakan diri dan mengalami benturan di area bahu tersebut.

“Dokter mengatakan jika saya jatuh dan terkena bagian itu, kerusakannya bisa besar. Jadi tidak masuk akal untuk terus lanjut,” katanya.

Pembalap Red Bull KTM Tech3 itu menegaskan prosedur yang dijalani bukan operasi besar, melainkan pengangkatan sekrup agar jaringan dapat pulih optimal.

Target Kembali di Jerez Usai Pemulihan

Penundaan seri Qatar memberi waktu pemulihan yang lebih longgar. Jika proses berjalan sesuai rencana, Vinales menargetkan kembali membalap pada putaran berikutnya di MotoGP Spanyol 2026 yang digelar di Circuito de Jerez pada 24–26 April.

“Mereka bilang ini bukan operasi besar. Hanya melepas sekrup dan memberi waktu jaringan pulih. Dua minggu kemudian saya bisa mulai latihan keras. Tapi saya ingin lebih konservatif dan kembali saat benar-benar 100 persen,” ucapnya.

Vinales menegaskan kondisi fisik menjadi prioritas mutlak, bahkan dalam memikirkan masa depannya di MotoGP musim 2027.

“Sampai saya 100 persen, saya tidak punya opsi apa pun. Saya tidak mau balapan kalau tidak 100 persen. Saya di sini untuk menang, bukan hanya berputar-putar di lintasan,” tegasnya.

Di tengah absennya Vinales, dua pembalap KTM justru tampil solid pada Practice Jumat di COTA. Pedro Acosta dari tim pabrikan KTM dan rekan setimnya Enea Bastianini sama-sama menembus 10 besar dan mengamankan tiket langsung ke Q2.

Hasil tersebut menjaga peluang KTM tetap kompetitif di Austin meski tanpa kehadiran Vinales di sisa akhir pekan.