— Pemerintah menyatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 tetap dalam kondisi sehat dan terkendali meski defisit diperkirakan melebar menjelang akhir tahun. Pernyataan itu disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Menurut Purbaya, pelebaran defisit terjadi karena percepatan belanja pemerintah pada semester II. Langkah percepatan anggaran dimaksudkan untuk mendukung pelaksanaan sejumlah program prioritas nasional.

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan fiskal akan dijalankan secara hati-hati. Tujuan kebijakan tersebut adalah memastikan stabilitas ekonomi, menjaga keberlanjutan fiskal APBN, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah kondisi global yang menantang.

Dalam penjelasannya, Purbaya menekankan bahwa langkah pengeluaran yang dipercepat tetap berada dalam kerangka pengelolaan anggaran yang terukur dan berorientasi pada pencapaian program prioritas.

Pernyataan menteri itu menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembiayaan program nasional dan ketahanan fiskal jangka panjang.