Detak.Media — Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 4,4 mengguncang wilayah timur laut Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, pada Kamis dini hari, 19 Juni 2026, tepat pukul 03:26:45 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa pusat gempa ini berada di kedalaman dangkal 10 kilometer. Informasi mengenai gempa ini telah diteruskan kepada masyarakat sebagai bentuk kewaspadaan dini.
Menurut analisis BMKG, episentrum gempa terletak pada koordinat geografis 1.03 Lintang Selatan dan 120.07 Bujur Timur. Lokasi pusat gempa berada di darat, tepatnya sekitar 44 kilometer timur laut dari Kota Sigi. Kedalaman gempa yang relatif dangkal, yakni 10 kilometer, berpotensi menyebabkan guncangan terasa lebih kuat dan signifikan di permukaan tanah.
Berdasarkan laporan BMKG, guncangan gempa ini dirasakan di wilayah Palu dengan intensitas II Modified Mercalli Intensity (MMI). Pada skala II MMI, getaran gempa umumnya dirasakan oleh beberapa orang, terutama mereka yang sedang berdiam diri di dalam bangunan. Selain itu, benda-benda ringan yang digantung juga dilaporkan bergoyang akibat adanya guncangan tersebut, meski tidak menimbulkan kerusakan berarti.
BMKG menegaskan bahwa gempa bumi dengan parameter ini tidak berpotensi tsunami, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan ancaman tersebut. Meskipun demikian, masyarakat diimbau untuk tetap tenang, waspada, dan tidak panik menghadapi situasi ini. Warga juga dianjurkan untuk memeriksa kembali kondisi bangunan masing-masing guna memastikan tidak ada kerusakan struktural yang membahayakan akibat guncangan gempa yang terjadi.
Ikuti Detak.Media
