— Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,7 mengguncang wilayah timur laut Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, pada Kamis, 18 Juni 2026, tepat pukul 20:39:04 WIB. Pusat gempa berada di darat dengan kedalaman sangat dangkal, yakni hanya 5 kilometer. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa ini dirasakan oleh masyarakat dan mengimbau agar tetap tenang serta mencari informasi dari sumber resmi.

Menurut data teknis yang dirilis BMKG, episentrum gempa terletak pada koordinat 1.14 Lintang Selatan dan 120.22 Bujur Timur. Lokasi ini menempatkan pusat gempa di darat, sekitar 46 kilometer timur laut dari Sigi. Kedalaman gempa yang sangat dangkal, yaitu 5 kilometer, menjadi salah satu faktor utama mengapa guncangan terasa cukup kuat di beberapa wilayah sekitar episentrum.

Getaran akibat gempa ini dilaporkan terasa di beberapa daerah yang berdekatan dengan pusat gempa. BMKG mencatat intensitas guncangan berada pada skala III MMI (Modified Mercalli Intensity) di Palu dan Sigi. Pada skala III MMI, getaran dirasakan nyata di dalam rumah seakan ada truk berlalu, namun umumnya tidak menimbulkan kerusakan struktural pada bangunan.

BMKG menegaskan bahwa gempa bumi dengan magnitudo 4,7 ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk tetap tenang, tidak panik, dan selalu mengikuti arahan serta informasi resmi dari BMKG. Warga juga dianjurkan untuk memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal masing-masing dari potensi kerusakan, meskipun kecil, yang mungkin terjadi akibat guncangan gempa.