Detak.Media — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,3 mengguncang wilayah Timur Laut Sigi, Sulawesi Tengah, pada Kamis, 18 Juni 2026, pukul 11:46:28 WIB. Pusat gempa ini tercatat berada di darat dengan kedalaman sangat dangkal, yakni 5 kilometer. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gempa ini dirasakan dan perlu diteruskan informasinya kepada masyarakat.
Menurut analisis BMKG, episentrum gempa terletak pada koordinat 1.14 Lintang Selatan dan 120.14 Bujur Timur. Lokasi tepatnya berada di darat, sekitar 40 kilometer di Timur Laut Sigi. Kedalaman gempa yang dangkal, hanya 5 kilometer, mengindikasikan bahwa getaran yang ditimbulkan dapat terasa cukup signifikan di permukaan bumi, meskipun magnitudo tergolong kecil.
Berdasarkan laporan resmi BMKG, guncangan gempa dirasakan di wilayah Sigi dengan skala intensitas II MMI (Modifield Mercalli Intensity). Skala II MMI berarti getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang, namun umumnya tidak menimbulkan kerusakan struktural. Masyarakat di sekitar pusat gempa merasakan adanya getaran ringan yang terjadi sesaat.
BMKG menegaskan bahwa gempa dengan magnitudo 2,3 ini tidak berpotensi tsunami. Meskipun demikian, BMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap tenang dan tidak panik. Warga juga dianjurkan untuk memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal masing-masing dari potensi retakan atau kerusakan akibat gempa, serta selalu waspada terhadap informasi resmi dari otoritas terkait.
Ikuti Detak.Media
