Detak.Media — Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 3,3 mengguncang wilayah timur laut Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, pada Kamis, 19 Juni 2026, tepat pukul 08:53:20 WIB. Menurut laporan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini tergolong dangkal dengan kedalaman hanya 4 kilometer. BMKG secara khusus menyatakan bahwa informasi gempa ini dirasakan oleh masyarakat dan perlu diteruskan sebagai bentuk kewaspadaan.
Episentrum gempa tercatat berada pada koordinat geografis 1.17 Lintang Selatan dan 120.01 Bujur Timur. Lokasi pusat gempa ini spesifiknya berada di darat, sekitar 28 kilometer timur laut dari Kota Sigi. Kedalaman gempa yang sangat dangkal, yaitu 4 kilometer di bawah permukaan bumi, menjadi faktor utama mengapa guncangan dapat dirasakan cukup jelas oleh warga di sekitar pusat gempa.
Berdasarkan analisis BMKG, guncangan gempa ini dirasakan di wilayah Sigi dengan intensitas II MMI (Modifield Mercalli Intensity). Pada skala II MMI, getaran gempa umumnya dirasakan oleh beberapa orang, terutama mereka yang berada di dalam ruangan atau di lantai atas, serta dapat menyebabkan benda-benda ringan yang digantung sedikit bergoyang. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat peristiwa alam ini.
BMKG menegaskan bahwa gempa bumi dengan Magnitudo 3,3 ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Meski demikian, BMKG mengimbau seluruh masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu yang tidak bertanggung jawab. Masyarakat dianjurkan untuk memeriksa kembali kondisi rumah atau bangunan masing-masing guna memastikan tidak ada kerusakan yang berpotensi membahayakan, serta selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Ikuti Detak.Media
