Detak.Media — Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 4,0 mengguncang wilayah timur laut Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, pada Kamis, 19 Juni 2026, pukul 03:29:27 WIB. Menurut laporan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), guncangan gempa ini berpusat di darat dengan kedalaman 10 kilometer. BMKG menyatakan bahwa gempa ini dirasakan oleh masyarakat dan informasi ini perlu diteruskan untuk kewaspadaan.
Episentrum gempa terletak pada koordinat 1.07 Lintang Selatan dan 120.11 Bujur Timur. Lokasi persisnya berada sekitar 43 kilometer di timur laut Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Kedalaman gempa yang dangkal, yaitu 10 kilometer, mengindikasikan bahwa guncangan dapat terasa cukup kuat di permukaan.
Berdasarkan informasi dari BMKG, guncangan gempa ini dirasakan di beberapa wilayah dengan intensitas yang berbeda. Di Palu dan Sigi, getaran gempa dirasakan pada skala III Modified Mercalli Intensity (MMI). Skala III MMI berarti getaran dirasakan nyata dalam rumah, seakan-akan ada truk berlalu.
BMKG menegaskan bahwa gempa dengan magnitudo 4,0 ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik menghadapi situasi ini. Penting bagi warga untuk selalu memantau informasi resmi dari BMKG dan tidak mempercayai berita hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, warga juga dianjurkan untuk memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal masing-masing dari potensi kerusakan yang mungkin terjadi akibat guncangan gempa.
Ikuti Detak.Media
