Detak Media — Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan melakukan perombakan kabinet pada Senin, 27 April 2026, dengan isu reshuffle terbatas ini mulai menguat sejak pagi hari. Beberapa tokoh dan pejabat dilaporkan telah tiba di Istana Negara untuk mengikuti proses pelantikan yang diperkirakan berlangsung siang hingga sore hari.
Salah satu nama yang santer disebut akan dilantik dalam perombakan kali ini adalah aktivis buruh, Jumhur Hidayat. Indikasi ini disampaikan oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, yang menyebutkan bahwa Jumhur Hidayat berpotensi mengisi posisi menteri.
Munculnya Nama Jumhur Hidayat dalam Radar Kabinet
Jumhur Hidayat pernah terlibat dalam pertemuan organisasi buruh yang memberikan rekomendasi untuk kabinet Prabowo-Gibran pada Oktober 2024, memperkuat dugaan keterlibatannya dalam pemerintahan.
Berita mengenai kemungkinan reshuffle kabinet ini telah menjadi sorotan utama di berbagai media, termasuk laporan dari sumeks.disway.id yang menyoroti bahwa teka-teki mengenai perombakan kabinet Presiden Prabowo Subianto mulai terkuak. Kehadiran sejumlah tokoh di Istana semakin memperkuat spekulasi tersebut.
Meski nama Jumhur Hidayat terus mencuat, hingga berita ini disusun, belum ada pengumuman resmi dari pihak Istana mengenai jabatan spesifik yang akan diembannya atau daftar lengkap nama-nama lain yang akan dilantik.
Dinamika Sektor Ketenagakerjaan: Dari Yassierli hingga Mukhtarudin
Sebagai catatan, Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka resmi diumumkan pada 20 Oktober 2024 dan dilantik sehari kemudian. Pada susunan awal kabinet, posisi Menteri Ketenagakerjaan dijabat oleh Yassierli.
Sementara itu, di era sebelumnya, Ida Fauziyah menjabat sebagai Menteri Ketenagakerjaan pada Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024 di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.
Perombakan kabinet di September 2025 juga pernah terjadi, di mana Mukhtarudin dilantik sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Isu reshuffle kali ini mengindikasikan adanya dinamika dan penyesuaian lebih lanjut dalam struktur pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto.
Ikuti Detak Media
