Bukan Soal Hasil, Ini Alasan Marc Marquez Terlihat Cemas di MotoGP Amerika

Sorotan di seri MotoGP Amerika di Circuit of the Americas (COTA) bukan hanya soal hasil akhir balapan, tetapi juga ekspresi Marc Marquez yang dinilai tampak tidak tenang sepanjang akhir pekan. Hal ini diungkapkan oleh Chicho Lorenzo, yang menyebut kekhawatiran Marquez lebih berkaitan dengan kondisi fisik dan performanya, bukan posisi finis.

Pernyataan itu disampaikan Chicho dalam podcast Motogepeando, setelah mengamati gestur Marquez sejak sesi sprint race hingga balapan utama di Austin.

“Saya melihat dia sangat khawatir, bahkan sejak sprint. Bukan soal hasil, tetapi tentang performa dan kondisi fisiknya,” ujar Chicho.

Ramon Forcada: Ducati Tak Punya Visi Jelas Saat Marc Marquez Terkendala Cedera

Terjatuh di FP1, Akhir Pekan Langsung Berat

Akhir pekan Marquez di COTA sudah berjalan sulit sejak sesi latihan bebas pertama (FP1) ketika ia mengalami kecelakaan. Insiden tersebut diduga berkaitan dengan temperatur ban yang belum ideal, situasi yang langsung menempatkannya dalam posisi kurang menguntungkan sejak awal.

Kecelakaan itu juga kembali memunculkan kekhawatiran lama soal kondisi bahu Marquez, cedera yang telah menghantuinya dalam beberapa musim terakhir dan kerap memengaruhi konsistensi performanya di lintasan.

Menurut Chicho, yang menjadi beban pikiran Marquez bukanlah daya saing motor Ducati, melainkan kemampuannya sendiri untuk kembali ke ritme balap terbaik.

Marquez dinilai masih berupaya keras menemukan kembali feeling berkendara yang sepenuhnya pulih, terutama saat memasuki lap-lap awal balapan. Meski demikian, kecepatannya di beberapa fase lomba tetap terlihat kompetitif.

Bahkan, Chicho menilai tanpa hukuman long lap penalty, Marquez berpeluang bertarung di barisan podium.

Marc Marquez Akui Kesalahan Usai Tabrak Di Giannantonio di Sprint Race MotoGP Amerika 2026

Bukan Hasil, Tapi Kondisi Diri Sendiri

Pengamatan Chicho menyoroti bahasa tubuh Marquez yang dianggap berbeda dibanding biasanya. Pembalap bernomor #93 itu dikenal dengan gestur percaya diri dan agresif, namun di Austin ia tampak lebih berhati-hati dan penuh pertimbangan.

Hal ini memperkuat dugaan bahwa Marquez masih belum merasa berada di kondisi fisik ideal, meskipun secara teknis ia tetap mampu mencatatkan waktu kompetitif.

Cedera bahu yang pernah membuat Marquez absen panjang di masa lalu kembali menjadi bahan pembicaraan. Sejumlah pengamat MotoGP menilai pemulihan total dari cedera tersebut memang membutuhkan waktu panjang, terlebih dengan gaya balap agresif khas Marquez yang sangat mengandalkan kekuatan tubuh bagian atas.

Situasi ini membuat setiap insiden kecil, seperti crash di FP1, bisa berdampak lebih besar terhadap rasa percaya diri dan kenyamanan fisiknya saat balapan.

Yang menarik, kekhawatiran Marquez di COTA justru muncul saat ia masih mampu tampil cukup kompetitif. Inilah yang membuat pengamatan Chicho Lorenzo menjadi sorotan: kecemasan Marquez bukan karena kalah bersaing, tetapi karena merasa dirinya belum kembali ke level terbaik.

Jika Marc Marquez Pensiun, Ini Dua Pembalap yang Disiapkan Ducati untuk MotoGP 2027

Di tengah persaingan MotoGP yang semakin ketat, kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih bisa menjadi faktor krusial, bahkan bagi pembalap sekaliber Marquez.