— Kementerian Pertanian menyambut positif pelaksanaan Kontes Durian Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) 2026. Kegiatan ini dinilai memberi peluang akselerasi pendaftaran dan pelepasan varietas durian unggul lokal agar dapat dikembangkan secara nasional.

“Kegiatan ini menjadi ajang pencarian varietas durian unggul lokal yang berpotensi untuk didaftarkan dan dilepas sebagai varietas resmi serta dikembangkan lebih lanjut di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” kata Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), Leli Nurryati.

Menurut Leli, salah satu syarat utama peserta adalah varietas yang dilombakan belum pernah terdaftar maupun dilepas oleh pemerintah kabupaten ataupun provinsi.

Staf Ahli Gubernur Kepulauan Babel Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Andri Nurtito, menyebut durian sebagai komoditas unggulan daerah yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan menjadi bagian dari identitas hayati Bangka Belitung.

“Melalui kontes ini diharapkan dapat ditemukan varietas-varietas terbaik yang mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Andri.

Andri menambahkan, Pemerintah Provinsi berharap acara ini mendokumentasikan dan melindungi lebih banyak varietas lokal unggul sehingga memberi nilai tambah ekonomi bagi petani sekaligus menjaga kelestarian sumber daya genetik.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Babel, Kurniawan, menjelaskan kontes bertujuan menjaring plasma nutfah dan varietas unggul lokal yang unik dan berkualitas. Varietas terpilih akan difasilitasi proses pendaftaran dan pelepasan agar memperoleh pengakuan resmi dan menjadi sumber benih pengembangan lebih luas.

Penilaian dan Juri

Proses penilaian dilaksanakan oleh tim juri dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), PVTPP, Universitas Bangka Belitung, dan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Bangka Belitung.

Penilaian menggunakan delapan kriteria utama: performa buah, warna daging buah, jumlah pongge, ketebalan kulit, kelezatan daging buah, tekstur daging buah, ketebalan daging buah, dan ukuran biji. Kriteria tersebut dipakai untuk memastikan varietas yang terpilih memiliki karakter unggul dan layak dikembangkan.

Pemenang Kontes

Kontes diikuti 52 peserta dari kabupaten/kota di Babel dan berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari petani serta pecinta durian. Dewan juri menetapkan lima pemenang sebagai berikut:

  1. Juara I: Durian Bebek (Nomor 05), Desa Beruas, Kabupaten Bangka Barat — hadiah Rp11.500.000.
  2. Juara II: Katon Wak Ulu (Nomor 25), Desa Pelangas, Kabupaten Bangka Barat — hadiah Rp9.500.000.
  3. Juara III: Klubi Mas (Nomor 01), Desa Air Mesu, Kabupaten Bangka Tengah — hadiah Rp7.000.000.
  4. Harapan I: Katon (Nomor 32), Desa Air Belo, Kabupaten Bangka Barat — hadiah Rp5.500.000.
  5. Harapan II: Katon RJ (Nomor 41), Desa Tarang Gunung, Pelangas, Kabupaten Bangka Barat — hadiah Rp3.500.000.

Acara turut dihadiri Bupati Bangka Barat, Markus, bersama para petani, masyarakat setempat, dan peserta dari berbagai daerah.