Detak.media — Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menyatakan kehilangan atas wafatnya Rachmat Gobel. Ia datang melayat ke rumah duka di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026), untuk memberikan penghormatan terakhir.
Usai melayat, Anindya menyebut Rachmat Gobel sebagai sosok teladan—pengusaha berintegritas dan pekerja keras yang memperhatikan kemajuan bersama, tak hanya perkembangan usahanya sendiri.
“Kita sangat kehilangan sosok pengusaha nasional yang peduli bukan saja dengan kemajuan bisnisnya, tapi bagaimana bisnisnya bisa maju inklusif bersama yang lain dan contoh juga bahwa pengusaha yang maju, kerja keras, berintegritas, dan mulainya dari daerah, dari Gorontalo,” ujar Anindya.
Satu pesan dari mendiang yang terus diingat Anindya terkait pembangunan industri dalam negeri. Menurutnya, nasihat itu disampaikan langsung oleh Rachmat saat berbicara mengenai prioritas usaha.
“Waktu itu disampaika ‘Nin, yang penting industrinya’ dia garis bawahi. Jadi dalam segala macam usaha perdagangan, jangan lupa untuk membangun industri, apalagi industri dalam negeri. Itu saya selalu ingat,” kenang Anindya.
Anindya berharap jejak dan upaya Rachmat Gobel dalam memajukan perekonomian dan dunia usaha dapat diteruskan oleh generasi selanjutnya. Ia juga menyampaikan dukacitanya kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Mudah-mudahan ajaran-ajaran beliau dan juga upaya beliau untuk memajukan perekonomian Indonesia, dunia usaha, terus bisa dilanjutkan dan kepada keluarga yang telah apa ditinggalkan, mudah-mudahan bisa diberikan ketabahan, kekuatan dan tentu kami semua adalah bagian daripada keluarga besarnya,” tutup Anindya.
Ikuti Detak.media
