Detak Media — Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) ditutup melemah 3,87% ke level Rp2.730 pada akhir perdagangan Selasa (30/6/2026). Penurunan itu melanjutkan koreksi sehari sebelumnya ketika saham bank BUMN besar ini juga turun 1,05%.
Perdagangan hari itu mencatatkan 346,19 juta saham BBRI berpindah tangan dengan frekuensi 57.508 kali dan nilai transaksi mencapai Rp958,32 miliar. Investor asing tercatat melakukan net sell senilai Rp228,61 miliar.
Valuasi Dinilai Paling Murah Dalam 10 Tahun
Secara valuasi, saham BBRI tercatat sangat atraktif dan disebut sebagai yang termurah dalam 10 tahun terakhir. Mengacu data aplikasi Stockbit Sekuritas, rasio price to book value (PBV) BBRI berada di 1,22 kali, berada di bawah -2 standard deviation PBV 10 tahun terakhir sebesar 1,64 kali.
Sementara itu, price earning ratio (PER) BBRI tercatat 7,07 kali (TTM), juga lebih rendah dibandingkan -1 standard deviation PER selama 10 tahun terakhir yang sebesar 9,88 kali.
Rekomendasi Analis
Mandiri Sekuritas (Mansek) dalam laporan Equity Valuation per 30 Juni 2026 mempertahankan rekomendasi buy untuk saham BBRI dengan target harga Rp4.100.
Ikuti Detak Media
