Detak.media — Harga emas di pasar global melanjutkan tekanan sehingga menyebabkan diskon signifikan pada perdagangan lokal di beberapa negara pada pekan ini. Volatilitas harga dan melemahnya permintaan mendorong pedagang menurunkan premi atau menawarkan diskon untuk menarik pembeli.
Di India, pelemahan permintaan terlihat jelas pada harga domestik yang diperdagangkan sekitar 144.800 rupee per 10 gram pada Jumat lalu, turun dari puncak 148.069 rupee seminggu sebelumnya. Kondisi ini membuat pedagang dan grosir menunda pembelian menunggu penurunan lebih lanjut.
Diskon Di Pasar India
Para pedagang emas lokal di India kini memberi diskon hingga US$ 19 per ons terhadap patokan setelah memperhitungkan pajak impor 15% dan pajak penjualan 3%. Sebelumnya, minggu sebelumnya pasar mencatat premi hingga US$ 5 per ons dan diskon maksimal US$ 7 per ons.
“Para pembeli sekarang menunggu penurunan harga yang lebih besar sebelum melakukan pembelian,”
pernyataan itu disampaikan oleh Ashok Jain, pemilik perusahaan grosir emas yang berbasis di Mumbai.
Seorang pedagang emas batangan dari sebuah bank swasta di Mumbai menambahkan bahwa pembelian ritel telah melambat. Sebagian besar transaksi kini berupa pertukaran perhiasan lama dengan yang baru, sehingga penjual perhiasan tidak perlu menambah persediaan melalui pembelian emas dari bank.
Pergerakan Harga Di China
Di sisi lain, pasar emas di China menunjukkan dinamika yang berbeda. Emas batangan diperdagangkan dengan spread antara diskon US$ 1 hingga premi US$ 5 per ons terhadap harga spot patokan global, dibandingkan pekan lalu yang bergerak pada harga par hingga diskon US$ 2.
Bank sentral China mencatat penambahan cadangan sebesar 480.000 ons pada bulan Juni, memperpanjang tren pembelian menjadi 20 bulan berturut-turut dan meningkatkan total cadangan menjadi 75,44 juta ons.
“Pembelian kontra-siklik ini membantu menstabilkan harga,”
ujar Bernard Sin, direktur regional Greater China di MKS PAMP.
Ikuti Detak.media
