— Paramount Petals memperkuat posisinya sebagai kota mandiri seluas sekitar 400 hektare di koridor barat Jakarta dengan langkah pembangunan terukur dan fasilitas yang terus dilengkapi.

Kawasan yang berada di Tangerang Raya itu telah membangun lebih dari 1.150 unit, menyerahterimakan lebih dari 1.000 unit, dan dihuni oleh lebih dari 700 kepala keluarga, sekaligus mendorong peningkatan aktivitas ekonomi dan nilai investasi di sekitarnya.

Infrastruktur Kunci: Akses Tol Langsung KM 25

Pembangunan akses tol langsung Jakarta–Tangerang KM 25 telah selesai konstruksi 100% dan saat ini memasuki tahap pra uji laik fungsi (ULF) serta uji laik operasi (ULO) oleh pemangku kepentingan.

“Setelah sertifikat diterbitkan, akan dilanjutkan dengan uji coba operasional oleh publik, dilanjutkan dengan evaluasi oleh stakeholder terkait sebelum tol dapat dibuka secara resmi,” kata Cok Putra Tri Utama, Direktur Project Management Paramount Land.

Akses tol ini dilengkapi enam gerbang—tiga gerbang melayani arus dari Jakarta ke Paramount Petals dan tiga gerbang sebaliknya—serta terhubung lewat jembatan layang berstruktur baja kotak bentang menerus dengan lengkung ganda, yang disebut sebagai yang pertama di Indonesia.

Jaringan tersebut akan tersambung ke Jalan Boulevard Paramount Petals sepanjang sekitar empat kilometer hingga ke Jalan Boulevard Sakura. Menurut Cok, seluruh proses konstruksi dan persiapan operasional dipastikan memenuhi standar keamanan untuk memberi manfaat optimal bagi masyarakat.

Proyeksi waktu tempuh yang disampaikan adalah 15 menit ke Gading Serpong, 20 menit ke Jakarta Barat, dan 30 menit ke Bandara Internasional Soekarno–Hatta. Pembukaan ruas ini juga diperkirakan mengurangi kemacetan di arteri Bitung sekitar 10–15%.

Fasilitas dan Pengembangan Kota

Selain akses tol, kawasan terus dilengkapi infrastruktur utama seperti jalan boulevard dan jalan penghubung. Fasilitas yang telah tersedia antara lain Community Club, Pasar Modern Paramount Petals, dan Paramount Petals Taman Rasa.

Rencana pengembangan berikutnya mencakup fasilitas kesehatan, perhotelan, dan pendidikan untuk melengkapi kebutuhan warga dan pengunjung.

Klaster Mimosa: Hunian Bergaya American Classic

Dalam rangka memenuhi permintaan hunian modern, Paramount Petals menghadirkan klaster kelima bernama Mimosa dengan gaya American Classic dan konsep “premium within reach”, menurut Henry Napitupulu, Direktur Planning & Design Paramount Land.

Mimosa menampilkan atap mansard berbahan bitumen, jendela besar dengan wall lighting bergaya klasik, serta detail profil architrave pada entrance. Tata ruang mengusung konsep open plan yang lapang dengan taman belakang ekstra luas untuk memaksimalkan ventilasi silang.

Hunian tersedia dalam dua tipe ukuran, L6x12 dan L8x13/14, yang dirancang memenuhi permintaan pasar. Berbeda dengan klaster lain, Mimosa menyediakan ruang terbuka hijau lebih banyak, meliputi green corner, foyer garden, pocket garden, green spine, dan area bermain anak.

Ferry John Sihombing, Direktur Sales & Marketing Paramount Land, mengatakan setiap unit Mimosa dilengkapi AC di kamar utama, smart door lock, dan program free IPKL selama enam bulan.

“Kami mengundang masyarakat untuk datang dan merasakan suasana kota mandiri ini dan membuktikan komitmen pembangunan yang telah diwujudkan oleh Paramount Petals,” ujar Ferry.