Detak.Media — BYD menyiapkan pembaruan besar untuk BYD Song Pro DM-i setelah versi terbarunya tercantum dalam Catalog of Energy-Saving and New Energy Vehicle Models Eligible for Vehicle and Vessel Tax Reductions (Batch 84) yang dirilis regulator China pada 14 April. Pencatatan ini mengonfirmasi hadirnya paket baterai baru yang secara signifikan meningkatkan jarak tempuh listrik sekaligus menghadirkan dukungan teknologi flash charging.
Dokumen tersebut dipublikasikan oleh Ministry of Industry and Information Technology (MIIT), yang biasanya menjadi rujukan final spesifikasi teknis kendaraan sebelum dipasarkan lebih luas.
Dimensi Kompak Lima Penumpang dengan Desain Terbaru BYD

BYD Song Pro DM-i memiliki dimensi panjang 4.735 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.690 mm, dan jarak sumbu roda 2.712 mm. Konfigurasi ini menempatkannya di segmen crossover kompak lima penumpang. Desainnya mengusung bahasa terbaru BYD dengan lampu depan tipis, elemen krom “Dragon Whisker” di fascia depan, serta bukaan udara besar yang mempertegas karakter SUV modern.
Sistem penggerak masih mengandalkan mesin bensin 1.5 liter bertenaga 74 kW atau 99 hp yang dipadukan dengan motor listrik 120 kW atau 161 hp. Keduanya menyalurkan tenaga ke roda depan. Versi terbaru ini juga diperkirakan akan tersedia dengan opsi sistem bantuan berkendara berbasis LiDAR DiPilot 300 atau yang dikenal sebagai “God’s Eye B”.
Baterai Lebih Besar, Jarak Tempuh Listrik Naik 33 Persen

Berdasarkan data regulator, BYD Song Pro DM-i generasi terbaru menggunakan baterai LFP produksi FinDreams dengan kapasitas 34,275 kWh dan bobot 258 kilogram. Peningkatan kapasitas ini membuat SUV plug-in hybrid tersebut mampu menempuh jarak hingga 200 kilometer dalam mode listrik penuh berdasarkan standar WLTC.
Sebagai perbandingan, varian tertinggi yang saat ini beredar hanya dibekali baterai 26,6 kWh dengan jarak tempuh 150 kilometer WLTC atau 220 kilometer CLTC. Artinya, pembaruan ini memberikan lonjakan daya jelajah listrik sekitar 33,3 persen dari model sebelumnya.
Jika dikonversi ke standar CLTC, jarak tempuh listrik murninya diperkirakan dapat mendekati 290 kilometer.
Flash Charging di Charger Megawatt BYD
Selain kapasitas baterai yang lebih besar, paket baterai baru ini juga sudah kompatibel dengan teknologi flash charging milik BYD. Dalam dokumen MIIT disebutkan, pengisian daya dari 10 persen hingga 97 persen dapat dilakukan dalam waktu sekitar sembilan menit saat menggunakan pengisi daya megawatt BYD.
Kemampuan ini menjadi terobosan penting untuk kendaraan PHEV, karena selama ini waktu pengisian daya kerap menjadi kelemahan dibanding mobil listrik murni.
Regulator juga mencantumkan konsumsi bahan bakar kendaraan saat baterai dalam kondisi kosong, yakni 4,6 liter per 100 kilometer. Angka ini menunjukkan efisiensi tetap terjaga ketika kendaraan beroperasi sepenuhnya menggunakan mesin bensin.
Langkah pembaruan ini tidak lepas dari performa penjualan Song Pro di pasar domestik China yang mengalami penurunan. Pada kuartal pertama 2026, pengiriman model ini tercatat 30.819 unit atau turun 40,2 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan kapasitas baterai dan kemampuan pengisian super cepat menjadi strategi BYD untuk mengembalikan daya saing model ini di tengah ketatnya pasar SUV elektrifikasi.
Sudah Dipasarkan Sejak Januari 2026
BYD Song Pro DM-i versi terkini sebenarnya sudah dipasarkan di China sejak Januari 2026 dengan rentang harga 102.800 hingga 130.800 yuan, atau sekitar Rp244 juta hingga Rp311 juta.
Kehadiran versi baterai baru ini kemungkinan akan melengkapi lini yang sudah ada dengan spesifikasi yang jauh lebih unggul, terutama dari sisi jarak tempuh listrik dan kecepatan pengisian daya.






