Persebaya Raih Kemenangan Perdana di Bawah Tavares, Fokus Jaga Keseimbangan Tim

Persebaya Surabaya berhasil mengamankan kemenangan pada laga perdana di bawah komando pelatih baru, Bernardo Tavares, di pekan ke-17 BRI Super League 2025/26. Tim Bajul Ijo mengalahkan Malut United FC dengan skor tipis 2-1, sekaligus mengakhiri rekor 11 laga tak terkalahkan milik tim tamu.

Menanggapi hasil positif tersebut, Bernardo Tavares menyoroti pentingnya keseimbangan dalam permainan tim, baik saat meraih kemenangan maupun ketika menghadapi kekalahan. Menurutnya, menjaga keseimbangan adalah kunci untuk menyajikan penampilan yang menghibur bagi para suporter.

“Saat ini, kemenangan bukan berarti segalanya baik, dan kekalahan pun bukan berarti segalanya buruk. Jadi kita perlu menciptakan keseimbangan, sangat senang melihat para pendukung datang ke stadion,” ujar eks pelatih PSM Makassar itu dikutip dari ileague.

Pelatih berlisensi UEFA Pro ini juga memuji kerja keras para pemainnya, termasuk Bruno Moreira dan rekan-rekannya, yang berhasil meraih tiga kemenangan beruntun setelah melewati periode sulit. Kini, fokus beralih ke putaran kedua kompetisi.

Persebaya telah memperkenalkan tiga amunisi baru untuk putaran kedua: Bruno Paraiba, Jefferson da Silva, dan Gustavo Fernandes. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkuat tim dalam menghadapi paruh kedua liga yang diprediksi akan semakin ketat.

“Lebih baik bekerja keras, mencoba pulih, dan mempersiapkan pertandingan selanjutnya. Karena yang akan datang adalah babak (paruh) kedua dan semua tim akan menurunkan pemain baru. Jadi babak kedua liga berarti lebih sulit,” tutur Bernardo Tavares.

Ia berharap para pemain mampu mempertahankan performa terbaiknya untuk membantu Persebaya merangsek ke papan atas klasemen. Taktik menyerang akan disusun berdasarkan karakteristik pemain dan performa mereka dalam latihan, serta mempertimbangkan kualitas dan gaya bermain tim lawan.

“Kita perlu menyusun taktik menyerang tergantung pada karakteristik pemain yang kita miliki, disusun berdasarkan performa yang lebih baik dalam latihan. Tetapi juga tentang tim lawan, kualitas, dan karakteristik mereka,” kata pelatih asal Portugal itu.

Tavares menambahkan, tim harus siap beradaptasi dengan berbagai skenario permainan, termasuk menghadapi tim yang menguasai bola dan berpotensi melakukan serangan balik cepat.

“Akan ada tim yang mungkin memberi kita penguasaan bola dan kemudian kami tertinggal dari serangan balik. Kita harus melakukan dengan cara berbeda,” pungkasnya.