Nicolas Maduro: Dari Presiden Venezuela Hingga Fans Berat Barcelona yang Menangis Kehilangan Messi
Presiden Venezuela Nicolas Maduro, yang kini menjadi sorotan internasional setelah penangkapannya oleh Amerika Serikat, ternyata memiliki sisi lain sebagai penggemar berat klub sepak bola Spanyol, Barcelona. Penangkapan Maduro terjadi di Caracas, Venezuela, pada Sabtu, 3 April 2026, dalam sebuah operasi militer AS bertajuk “Operasi Absolute Resolve” yang melibatkan pasukan elit Delta Force. Amerika Serikat menuding Maduro mendukung kartel narkoba dan bertanggung jawab atas ribuan kematian warga AS akibat penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Penangkapan ini merupakan puncak dari tekanan berbulan-bulan yang dilancarkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap Venezuela.
Nicolas Maduro telah memimpin Venezuela sejak tahun 2013, setelah memenangkan pemilihan umum yang digelar pasca-kematian pemimpin sebelumnya, Hugo Chavez. Di luar kesibukannya sebagai kepala negara, Maduro dikenal sebagai pendukung setia Barcelona.
Melansir dari Tribuna, Maduro pernah menyuarakan kekecewaannya ketika Barcelona melepas Lionel Messi pada tahun 2021. Kekecewaan tersebut tidak hanya ditujukan kepada klub, tetapi juga kepada Joan Laporta dan jajaran petinggi Barcelona. Menurut pandangannya, Messi sesungguhnya hanya ingin mengakhiri kariernya di klub Catalan tersebut.
Sebuah unggahan dari akun Twitter Barça Insider pada 3 Januari 2026, mengonfirmasi kecintaan Maduro terhadap FC Barcelona. Unggahan tersebut menyatakan, “Venezuela’s president Nicolas Maduro loves FC Barcelona and even cried when Leo Messi left for PSG in 2020. He criticised Juan Laporta and the board at the time. [ @sport ] pic.twitter.com/aLwagUAGbg — Barça Insider (@theBarcaInsider) January 3, 2026”.
Saat itu, Maduro mengungkapkan perasaannya, “Apa yang mereka lakukan terhadap Messi benar-benar memalukan. Apabila mereka semena-mena terhadap pemain terbaik sepanjang sejarah, mereka bisa melakukan hal yang sama kepada siapa pun,” demikian kutipan Maduro yang dilansir dari Tribuna.
Tak hanya melalui pernyataan, kecintaan Maduro terhadap Barcelona juga terlihat dari penampilannya di depan publik. Pemimpin Partai Sosialis Venezuela (PSUV) ini beberapa kali tertangkap kamera mengenakan jaket Barcelona. Dalam sebuah video yang sempat viral di media sosial, Maduro bahkan sempat bercanda dan mengaku dirinya sudah ‘dikontrak’ oleh klub berjuluk Blaugrana tersebut.
Terdapat pula video Presiden Venezuela yang berbahasa Inggris dengan pesan “Not to War, Yes Peace!”.