Klausul Pelepasan Cristian Romero Buka Peluang Hengkang dari Tottenham Musim Panas Ini

Kapten Tottenham Hotspur, Cristian Romero, dikabarkan memiliki klausul pelepasan yang dapat memfasilitasi kepindahannya ke klub Spanyol pada bursa transfer musim panas 2026. Kabar ini muncul di tengah spekulasi mengenai masa depan pemain asal Argentina tersebut di London Utara, terutama mengingat situasi klub yang terancam degradasi dari Liga Primer Inggris.

Menurut laporan dari berbagai media Spanyol seperti Marca dan TyC Sports, klausul preferensial tersebut bernilai €60 juta (sekitar Rp1 triliun). Klausul ini disebut-sebut sebagai bagian dari negosiasi kontrak baru yang ditandatangani Romero pada Agustus 2025, yang mengikatnya dengan Tottenham hingga 2029. Nilai tersebut lebih rendah dari estimasi pasar Tottenham yang diperkirakan mencapai €70 juta. Klausul ini membuka pintu bagi trio klub raksasa Spanyol, yaitu Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid, untuk merekrut sang pemain dengan harga yang telah ditetapkan.

Klausul Pelepasan: Fakta atau Sekadar “Gentlemen’s Agreement”?

Namun, kebenaran mengenai adanya klausul pelepasan yang mengikat dengan nilai pasti masih menjadi perdebatan. Pakar transfer terkemuka, Fabrizio Romano, telah membantah adanya klausul tertulis yang spesifik, termasuk angka €60 juta tersebut. Menurut Romano, tidak ada klausul resmi yang terjamin dalam kontrak Romero.

Ia menambahkan bahwa pada negosiasi kontrak yang terjadi pada musim panas 2025, sempat dibicarakan semacam “gentlemen’s agreement” atau kesepakatan verbal. Kesepakatan ini berlaku jika ada klub top Spanyol yang mengajukan tawaran yang realistis, namun sifatnya tidak mengikat secara hukum. Kesepakatan verbal ini juga disebut terjadi saat Daniel Levy masih menjabat sebagai chairman Tottenham, sebelum ia mundur dari jabatannya pada September 2025.

Meskipun demikian, beberapa laporan lain mengindikasikan bahwa klausul tersebut memang ada dan berlaku spesifik untuk klub-klub La Liga. Marca melaporkan bahwa klausul tersebut memungkinkan Atletico Madrid, Real Madrid, dan Barcelona untuk merekrut Romero seharga €60 juta. Hal ini menunjukkan adanya potensi jalan pintas bagi klub-klub tersebut jika mereka serius menginginkan jasa bek tengah berusia 27 tahun itu. Keterkaitan Romero dengan klub-klub Spanyol memang bukan hal baru, mengingat sang pemain tidak pernah menyembunyikan keinginannya untuk bermain di La Liga suatu hari nanti.

Minat Klub Spanyol dan Situasi Tottenham

Atletico Madrid diketahui memiliki minat yang signifikan terhadap Romero dan bahkan telah berusaha merekrutnya sejak musim panas lalu. Namun, Tottenham sempat mematok banderol yang sangat tinggi, yaitu €175 juta, yang menghalangi langkah mereka. Laporan terbaru menyebutkan bahwa Atletico Madrid mungkin masih ragu untuk melanjutkan minat mereka karena potensi harga yang masih dianggap tinggi bagi klub sebesar €30 juta, serta ketidakpastian status Tottenham di Liga Primer Inggris.

Di sisi lain, Real Madrid juga dikabarkan memantau situasi Romero untuk memperkuat lini pertahanan mereka yang menua. Dengan Antonio Rüdiger dan David Alaba yang sudah memasuki usia 30-an, kebutuhan akan bek tengah muda dan berkualitas menjadi prioritas bagi Los Blancos. Romero, sebagai salah satu bek tengah terbaik di dunia, dianggap sebagai solusi jangka panjang yang ideal.

Ancaman Degradasi dan Potensi Perombakan Tim

Situasi Tottenham Hotspur musim ini sangat mengkhawatirkan. Klub berjuang keras di papan bawah klasemen Liga Primer Inggris dan menghadapi potensi degradasi. Hingga berita ini diturunkan, Tottenham berada di peringkat ke-17 klasemen, hanya satu poin di atas zona degradasi. Rentetan 13 pertandingan tanpa kemenangan di liga, termasuk delapan kekalahan dalam 13 pertandingan di tahun 2026, semakin memperburuk keadaan. Kondisi ini membuat masa depan banyak pemain, termasuk kapten tim Cristian Romero, menjadi tidak pasti.

Romero sendiri diketahui telah menyatakan ketidakpuasannya terhadap minimnya investasi klub pada bursa transfer Januari lalu. Ia menyebutnya sebagai tindakan yang “tidak dapat dipercaya” dan “memalukan” di tengah krisis cedera yang melanda tim. Pernyataan ini memperkuat dugaan bahwa ia mungkin mencari jalan keluar dari klub yang sedang terpuruk. Beberapa pihak di Tottenham bahkan menganggap Romero sebagai salah satu pemain yang harus dijual pada bursa transfer musim panas mendatang demi melakukan perombakan besar-besaran pada tim.

Potensi Kepergian yang Nyata

Terlepas dari perdebatan mengenai klausul pelepasan yang pasti, banyak sumber terpercaya yang mengindikasikan bahwa potensi kepergian Cristian Romero pada musim panas ini sangatlah nyata. Fabrizio Romano mengungkapkan bahwa beberapa klub terkemuka Eropa telah mulai menghubungi Tottenham terkait kemungkinan transfer Romero. Hal ini menunjukkan bahwa sang kapten bisa saja meninggalkan klub, terlepas dari apakah Tottenham berhasil bertahan di Liga Primer atau tidak. Keinginan Romero untuk bermain di La Liga dan situasi klub yang tidak menentu menjadi faktor-faktor kuat yang dapat mendorong kepindahannya.

Jika tidak ada klausul yang mengikat secara hukum, maka klub mana pun yang ingin merekrut Romero harus menegosiasikan harga langsung dengan Tottenham. Namun, dengan adanya laporan mengenai klausul preferensial untuk klub Spanyol, potensi negosiasi dengan harga yang lebih terjangkau bagi Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid menjadi lebih besar. Keputusan akhir mengenai masa depan sang kapten diperkirakan akan semakin jelas seiring mendekatnya bursa transfer musim panas.