Pintu Ducati Tertutup, Nicolo Bulega Bisa Loncat ke Trackhouse Racing untuk MotoGP 2027
Pembalap bintang Superbike World Championship, Nicolo Bulega, dikabarkan mulai mempertimbangkan hengkang dari Ducati pada akhir 2026 demi mengamankan kursi penuh di MotoGP 2027. Situasi di kubu Ducati yang kian padat membuat jalur promosi Bulega nyaris tertutup, sementara Trackhouse Racing MotoGP muncul sebagai opsi paling realistis.
Bulega sebelumnya sudah mencicipi atmosfer MotoGP saat menggantikan Marc Marquez yang cedera pada akhir 2025. Sejak saat itu, ambisinya untuk naik kelas secara permanen makin jelas. Kontraknya bersama Aruba.it Racing – Ducati akan habis pada 2026, memberinya ruang untuk membuka negosiasi dengan tim lain.
Formasi Ducati 2027 Bikin Jalur Bulega Buntu
Peluang ke tim pabrikan Ducati Lenovo Team tertutup setelah Ducati mengamankan Marc Marquez dan Pedro Acosta untuk 2027.
Sementara itu, opsi ke VR46 Racing Team juga sulit ditembus karena Fermin Aldeguer sudah dikunci kontraknya dan Fabio Di Giannantonio diperkirakan tetap dipertahankan.
Di sisi lain, Gresini Racing MotoGP disebut tidak berminat merekrut Bulega. Tim tersebut lebih fokus mempromosikan Daniel Holgado dari Moto2 dan dinilai enggan menurunkan dua rookie sekaligus pada 2027.
Trackhouse Aprilia Jadi Opsi Paling Masuk Akal
Jurnalis MotoGP Giovanni Zamagni menyebut Trackhouse Racing MotoGP sebagai jalur paling logis bagi Bulega. Tim satelit Aprilia Racing itu dikenal memberi ruang bagi pembalap muda untuk berkembang di kelas utama.
Kursi di Trackhouse juga belum sepenuhnya pasti. Ai Ogura dikaitkan dengan kepindahan ke Yamaha pada 2027, sementara masa depan Raul Fernandez masih belum jelas.
Zamagni menilai Bulega cocok dengan filosofi manajer tim Davide Brivio, yang dikenal gemar membina talenta muda.
“Bulega adalah tipe pembalap yang sangat disukai Brivio: muda, bisa dikembangkan, dan layak diberi kesempatan,” ungkap Zamagni.
Namun jalan ke Trackhouse tidak sepenuhnya mulus. Bulega disebut harus bersaing dengan Enea Bastianini, yang juga sedang mencari kursi baru untuk 2027.
Pengalaman Bastianini di MotoGP menjadi nilai lebih yang bisa memengaruhi keputusan Trackhouse, meski Bulega dinilai punya potensi jangka panjang yang besar.
Jika Bulega benar-benar menutup lembaran bersama Ducati pada akhir 2026, pabrikan asal Borgo Panigale itu berisiko kehilangan salah satu talenta terbaik yang mereka bina di WorldSBK.
Dengan bursa pembalap MotoGP 2027 yang bergerak cepat dan kursi makin terbatas, masa depan Nicolo Bulega menjadi salah satu cerita paling menarik untuk diikuti dalam beberapa bulan ke depan.