Masa Depan di Ducati Tak Pasti, Honda Dikabarkan Siapkan Tawaran Fantastis untuk Marc Marquez
Spekulasi masa depan Marc Marquez di ajang MotoGP kembali memanas. Meski saat ini masih terikat proses negosiasi kontrak dengan Ducati, peluang kepindahan sang juara dunia tujuh kali ke Honda pada musim 2027 disebut masih terbuka lebar, seiring munculnya tawaran besar dari pabrikan Jepang tersebut.
Situasi ini terjadi di tengah belum adanya kesepakatan final antara kedua belah pihak, yang sebelumnya sempat diyakini akan segera tercapai.
Ducati dan Marquez saat ini masih berada dalam tahap pembicaraan untuk perpanjangan kontrak setelah musim berjalan berakhir. Pebalap asal Spanyol itu akan berstatus bebas transfer jika tidak ada kesepakatan baru yang tercapai dalam waktu dekat.
Sempat beredar kabar bahwa Marquez telah menandatangani kontrak baru berdurasi hingga 2028. Namun, laporan terbaru menyebutkan bahwa situasi tersebut belum final.
Marquez dikabarkan lebih condong pada skema kontrak 1+1 tahun, berbeda dengan tawaran Ducati yang menginginkan kesepakatan dua musim penuh. Ia juga disebut masih mempertimbangkan kondisi fisiknya pasca operasi bahu pada Oktober lalu, sehingga memilih menunda keputusan akhir.
Selain itu, Marquez juga berhati-hati terhadap performa motor Ducati dalam menghadapi perubahan regulasi besar yang akan memasuki era mesin 850cc pada MotoGP 2027.
Honda Dikabarkan Siapkan Tawaran Besar
Di sisi lain, Honda disebut kembali serius membidik mantan pebalap andalannya tersebut. Laporan yang beredar menyebutkan bahwa pabrikan Jepang itu menyiapkan kontrak bernilai lebih dari 20 juta euro, atau sekitar 21–22 juta dolar AS (sekitar Rp340–350 miliar), untuk membawa Marquez kembali pada musim 2027.
Ketertarikan tersebut sejalan dengan ambisi Honda untuk kembali kompetitif di era regulasi baru MotoGP. Mereka berencana membangun paket motor yang lebih kuat dengan target memiliki struktur tim yang lebih luas dan kompetitif di grid.
Honda juga dikabarkan tengah melakukan pendekatan terhadap struktur tim satelit untuk memperkuat proyek jangka panjang mereka. Salah satu langkah yang disebut sedang dijajaki adalah kemungkinan menjadikan Tech3 sebagai tim pendukung mulai 2027, meskipun saat ini masih berada di bawah struktur KTM.
Jika rencana tersebut terwujud, Honda akan memiliki fleksibilitas lebih besar dalam menempatkan pebalap dan mengembangkan talenta muda.
Nama-nama seperti David Alonso hingga Fabio Quartararo juga sempat dikaitkan dengan proyek besar Honda di 2027. Namun, skenario tersebut bisa berubah jika Marquez benar-benar kembali ke pabrikan asal Jepang itu.
Masa Depan Marquez: Antara Bertahan atau Pulang
Meski tawaran finansial dari Honda tergolong besar, sejumlah pihak di lingkaran MotoGP menilai bahwa keputusan Marquez tidak akan semata-mata dipengaruhi uang.
Faktor utama yang dipertimbangkan adalah kompetitivitas motor di era baru MotoGP 850cc, serta peluang untuk kembali bersaing di level tertinggi.
Ducati sendiri masih berupaya meyakinkan Marquez bahwa mereka adalah pilihan terbaik untuk mempertahankan performa dominan di masa depan. Namun jika Honda mampu menunjukkan kebangkitan proyek mereka, opsi reuni dengan Marquez pada 2027 tetap terbuka.
Hingga saat ini, masa depan Marc Marquez masih menjadi salah satu topik paling panas di paddock MotoGP. Dua pabrikan raksasa, Ducati dan Honda, kini bersaing ketat untuk mengamankan salah satu pebalap paling berpengaruh di era modern.