Neil Hodgson Sebut Aprilia Salah Besar Rekrut Francesco Bagnaia untuk MotoGP 2027

Pernyataan tajam datang dari pundit MotoGP Neil Hodgson yang menilai Aprilia Racing bisa saja telah membuat keputusan keliru dengan terlalu cepat mengamankan tanda tangan Francesco Bagnaia untuk proyek MotoGP 2027.

Komentar tersebut muncul saat siaran langsung FP1 MotoGP Amerika Serikat di Circuit of the Americas, ketika Bagnaia kembali memulai akhir pekan dengan performa yang kurang meyakinkan.

Hasil Practice MotoGP Amerika 2026: Marc Marquez Sapu Bersih COTA dengan Selisih Super Tipis

Pada sesi latihan bebas pertama di MotoGP Amerika 2026, Bagnaia hanya mampu mencatatkan waktu yang menempatkannya di posisi ke-11. Hasil ini kontras dengan rekan setimnya, Marc Marquez, yang tetap tampil kompetitif dengan waktu tercepat keempat meski sempat mengalami kecelakaan keras di Tikungan 10.

Kondisi tersebut memperpanjang tren kurang meyakinkan Bagnaia sejak musim lalu, ketika ia kesulitan menandingi konsistensi Marquez di tim pabrikan Ducati.

Hodgson: “Jika Saya Rivola, Saya Akan Berpikir Dua Kali”

Dalam siaran TNT Sports, Hodgson secara terbuka mempertanyakan keputusan Aprilia.

“Kita tahu dia akan meninggalkan tim pabrikan di akhir musim ini. Rumornya, dia sudah menandatangani kontrak multi-tahun dengan Aprilia. Jika saya di posisi Massimo Rivola sekarang, saya akan merasa mungkin telah membuat kesalahan karena terlalu cepat mengambil keputusan,” ujar Hodgson.

Ia menilai Aprilia berada dalam posisi sangat kuat secara teknis dan seharusnya bisa lebih selektif dalam memilih pebalap untuk proyek jangka panjang.

CEO Aprilia, Massimo Rivola, sejak awal dikenal sebagai salah satu sosok yang paling percaya pada kemampuan Bagnaia. Bahkan ketika rumor beredar bahwa Ducati Corse akan menggantikannya dengan talenta muda Pedro Acosta, Rivola menyebut Bagnaia tetap sebagai aset besar di MotoGP.

Rivola menilai penurunan performa Bagnaia lebih disebabkan faktor kepercayaan diri serta adaptasi dengan karakter motor Ducati generasi terbaru, bukan karena penurunan kemampuan dasar sang pembalap.

Risiko Kontrak Jauh Hari di Bursa Pembalap MotoGP

Bursa pembalap MotoGP 2027 bergerak sangat cepat, bahkan sebelum musim 2026 berjalan penuh. Banyak tim memilih mengunci line-up lebih awal untuk menghindari kehilangan target utama.

Namun, menurut Hodgson, kasus Bagnaia menjadi contoh bagaimana keputusan yang diambil terlalu dini bisa terlihat berisiko ketika performa di lintasan belum menunjukkan pemulihan.

Jika tren ini berlanjut sepanjang musim, sorotan terhadap keputusan Aprilia diyakini akan semakin besar di paddock MotoGP.

Jadwal MotoGP Amerika 2026 Sabtu 28 Maret: FP2, Kualifikasi, dan Sprint Race

Untuk saat ini, perhatian tertuju pada apakah Bagnaia mampu membalikkan situasi dan membuktikan bahwa kepercayaan Aprilia bukanlah langkah yang keliru.