Mick Doohan Heran Lihat Ducati Melemah Saat Aprilia Menggila di MotoGP 2026

Legenda balap Australia, Mick Doohan, mengaku kebingungan melihat perubahan peta kekuatan di MotoGP 2026. Di saat Aprilia Racing tampil sangat dominan, Ducati Lenovo Team justru kesulitan menemukan performa terbaiknya pada awal musim.

Ducati yang mendominasi beberapa musim terakhir belum mampu memenangi satu pun grand prix utama hingga fase awal kejuaraan tahun ini. Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya besar, termasuk bagi Doohan.

“Saya tidak mengerti Ducati. Saya tidak tahu apakah Aprilia melompat jauh ke depan atau Ducati yang justru mundur,” ujar Doohan.

Michael Laverty: Aprilia Bukan Lagi Bayang-Bayang Ducati, Kini Kuasai MotoGP 2026

Aprilia Sapu Bersih, RS-GP Jadi Acuan Baru

Pebalap Aprilia, Marco Bezzecchi, menjadi sorotan setelah memenangi lima grand prix beruntun sejak akhir musim lalu hingga awal 2026. Meski sempat terjatuh di dua Sprint Race, konsistensinya membuat ia memimpin klasemen dunia.

Rekan setimnya, Jorge Martin, juga tampil impresif dengan satu kemenangan Sprint dan rentetan podium. Bahkan tim satelit Trackhouse Racing melalui Raul Fernandez ikut menempatkan Aprilia di barisan depan.

Aprilia tercatat unggul jauh dalam perolehan poin konstruktor, meningkat signifikan dibanding periode yang sama musim lalu.

Ducati Justru Tertinggal, Tim Satelit Lebih Bersinar

Situasi yang membuat Doohan heran adalah fakta bahwa performa terbaik Ducati musim ini justru datang dari tim satelit. Pebalap VR46 Racing Team, Fabio Di Giannantonio, kini menjadi pebalap Ducati teratas di klasemen sementara.

Sementara itu, juara dunia bertahan Marc Marquez baru mencatat satu kemenangan Sprint di Brasil. Ia belum naik podium grand prix akibat beberapa insiden, termasuk kegagalan pelek roda di Buriram dan kecelakaan Sprint di COTA.

“Kalau tim satelit lebih cepat dari tim pabrikan, berarti ada sesuatu yang tidak berjalan sesuai arah pengembangan,” nilai Doohan.

Michele Pirro Akui Ducati Punya Banyak Keterbatasan Karena Cedera Marc Marquez

Bezzecchi Kuat, Martin Jadi Kejutan

Doohan memuji Bezzecchi yang dinilai sangat kuat dalam satu lap maupun jarak balap penuh. Menurutnya, RS-GP terlihat kompetitif di berbagai kondisi lintasan.

Martin juga dinilai sebagai kejutan besar. Setelah musim lalu diganggu cedera dan sempat melewatkan sebagian tes pramusim, juara dunia 2024 itu langsung tampil konsisten dengan empat podium beruntun, termasuk Sprint.

Kini, Martin hanya terpaut tipis dari Bezzecchi saat kejuaraan kembali memasuki rangkaian seri Eropa.

Tanda Pergeseran Kekuatan di MotoGP

Doohan menilai masih terlalu dini menyimpulkan perebutan gelar. Namun, ia melihat ada pergeseran keseimbangan kekuatan yang nyata.

Aprilia bukan lagi sekadar penantang, tetapi terlihat menjadi referensi baru performa motor MotoGP. Sementara Ducati, yang selama ini menjadi tolok ukur, justru terlihat mencari kembali arah pengembangannya.

Massimo Rivola Klaim Aprilia RS-GP Motor Terbaik MotoGP 2026

Seri-seri Eropa berikutnya diyakini akan menjadi momen penting untuk menjawab apakah dominasi Aprilia berlanjut, atau Ducati mampu bangkit dan kembali ke jalur juara.