Marc Marquez Tampil Cepat di MotoGP Thailand 2026, Namun Kondisi Fisik Jadi Sorotan
Marc Marquez memulai sesi latihan hari pertama MotoGP Thailand 2026 dengan performa menjanjikan di Sirkuit Internasional Chang, Buriram. Pebalap Ducati Lenovo Team ini berhasil mencatatkan waktu tercepat kedua, hanya terpaut tipis dari Marco Bezzecchi yang memecahkan rekor lap. Keberhasilan ini mengamankan tiket langsung ke sesi kualifikasi kedua (Q2), namun di balik kecepatannya, kondisi fisik sang juara dunia delapan kali justru memunculkan pertanyaan besar.
Di balik catatan waktu impresifnya, Marquez terlihat mengalami kesulitan yang berkaitan dengan cedera lama yang belum sepenuhnya pulih. Momen-momen di garasi Ducati menjadi perhatian, memicu spekulasi mengenai kebugaran fisiknya jelang balapan akhir pekan.
Kesulitan Marquez di Garasi Ducati
Pada sesi latihan bebas pertama (FP1), Marc Marquez terlihat memerlukan bantuan dari asistennya, Jose Luis Martinez, untuk mengenakan sarung tangan kanan. Fenomena ini tidak terlihat selama tes pramusim, memicu komentar dari komentator world feed MotoGP, Jack Appleyard, yang menyoroti adanya ketidaknyamanan fisik pada pembalap asal Spanyol tersebut.
Pengamat MotoGP sekaligus mantan pebalap World Superbike, Sylvain Guintoli, turut angkat bicara. Ia menilai bahasa tubuh Marquez di garasi Ducati menunjukkan indikasi bahwa kondisinya belum pulih sepenuhnya. Hal ini menambah kekhawatiran mengenai kesiapan fisiknya.
Dampak Cedera Parah di Mandalika 2025
Kondisi fisik Marquez saat ini merupakan imbas dari kecelakaan serius yang dialaminya pada Grand Prix Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika. Insiden tersebut menyebabkan patah tulang yang terhubung dengan tulang belikat kanan serta kerusakan ligamen, yang berujung pada operasi.
Cedera tersebut memaksanya absen dalam empat seri terakhir musim 2025. Meskipun telah kembali untuk tes pramusim 2026, proses pemulihannya dilaporkan masih berlangsung. Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, mengakui bahwa kecelakaan di Mandalika berdampak signifikan pada bahu Marquez. Ia juga menambahkan bahwa gangguan kesehatan yang dialami pembalapnya belakangan ini turut memengaruhi kebugaran.
Meskipun demikian, Tardozzi menyatakan optimisme tim bahwa Marquez tetap mampu bersaing memperebutkan kemenangan di Sirkuit Chang.
Cedera Pengaruhi Pilihan Setelan Motor
Kondisi fisik Marquez juga memengaruhi keputusan teknis tim sepanjang akhir pekan MotoGP Thailand. Ia memutuskan untuk menggunakan paket aerodinamika Ducati spesifikasi 2024. Paket ini dinilai lebih ringan dan tidak memberikan beban berlebih pada tubuhnya.
Marquez sebelumnya menjelaskan bahwa paket aerodinamika terbaru menuntut tuntutan fisik yang lebih besar. Oleh karena itu, ia memilih setelan yang lebih sesuai dengan kondisi fisiknya saat ini, sembari menyesuaikan gaya balapnya. Keputusan ini mencerminkan pendekatan realistis Ducati dan Marquez untuk tetap kompetitif tanpa memperparah cedera.
Terlepas dari persoalan fisik yang masih membayangi, Marc Marquez tetap menjadi salah satu kandidat kuat di MotoGP Thailand. Ia memiliki rekor impresif di Buriram dengan tiga kemenangan di kelas utama. Pengalaman luas, kemampuan adaptasi cepat, dan mentalitas kompetitifnya menjadikan Marquez ancaman serius dalam perebutan podium tertinggi, meskipun isu fisiknya menjadi tanda tanya besar menjelang balapan utama.