Fermin Aldeguer Bertahan di Ducati Hingga 2028 Demi Proyek Jangka Panjang

Pabrikan motor asal Italia, Ducati, dilaporkan telah resmi memperpanjang kontrak pembalap muda Spanyol, Fermin Aldeguer, hingga akhir musim MotoGP 2028. Keputusan strategis ini diambil setelah menilai performa impresif sang rookie yang dinilai memiliki potensi besar untuk proyek jangka panjang tim.

Laporan dari media Jerman, Speedweek, menyebutkan bahwa Ducati mengaktifkan opsi perpanjangan kontrak dua tahun tambahan tanpa melalui proses negosiasi yang panjang. Langkah ini sekaligus mengamankan masa depan Aldeguer di kancah MotoGP, di tengah minat yang mulai muncul dari sejumlah pabrikan rival.

Perpanjangan kontrak ini terbilang mengejutkan mengingat Aldeguer dipastikan absen pada Grand Prix Thailand akhir pekan ini. Ia mengalami cedera patah tulang paha (femur) akibat kecelakaan saat sesi tes pramusim.

Performa Rookie Jadi Kunci Keputusan

Musim debut Aldeguer di MotoGP dinilai cukup kuat, meskipun posisinya di klasemen akhir lebih rendah dibandingkan pembalap Ducati lainnya. Namun, secara statistik, performanya tetap menonjol dan menarik perhatian.

Pembalap yang berasal dari Murcia ini menjadi salah satu dari enam pembalap di grid yang berhasil meraih kemenangan balapan pada musim lalu. Ia mencatatkan kemenangan perdananya di MotoGP Indonesia dan berhasil mengumpulkan total enam podium, termasuk dari sesi Sprint Race.

Penampilan konsisten tersebut membuat Aldeguer masuk dalam radar beberapa tim rival. Namun, Ducati bergerak cepat untuk memastikan masa depannya bersama tim.

Ducati melihat perkembangan pesat pembalap berusia awal 20-an ini sebagai investasi jangka panjang. Hal ini sangat penting di tengah persaingan ketat dalam merekrut talenta-talenta muda di MotoGP.

Masa Depan Aldeguer Bersama Gresini Racing

Meskipun sempat dikaitkan dengan tim VR46 Racing Team, laporan terbaru menyebutkan Aldeguer kemungkinan besar akan tetap bersama Gresini Racing. Tim yang dimiliki oleh Nadia Padovani ini dinilai sebagai lingkungan yang ideal untuk perkembangan kariernya.

Stabilitas tim juga menjadi faktor penting. Dengan perkiraan Alex Marquez akan bergabung dengan KTM pada musim mendatang, kehadiran Aldeguer diharapkan dapat memberikan kontinuitas bagi proyek Gresini.

Sementara itu, posisi tandem Aldeguer di tim masih belum pasti. Tim diperkirakan akan mencari pembalap baru di bursa transfer musim depan.

Awalnya, Aldeguer sempat difavoritkan untuk mendapatkan motor spesifikasi pabrikan pada musim ini. Namun, kesempatan tersebut akhirnya diberikan kepada Marc Marquez, setelah performa luar biasa sang juara dunia yang finis sebagai runner-up musim 2025.

Posisi Aldeguer di Tim Pabrikan Ducati

Sebelum mengalami cedera, Aldeguer juga sempat menjadi kandidat kuat untuk mengisi salah satu kursi di tim pabrikan Ducati. Namun, posisi tersebut akhirnya diraih oleh sesama pembalap Spanyol asal Murcia, Pedro Acosta, yang diproyeksikan menjadi tandem Marc Marquez.

Situasi ini membuat Aldeguer realistis bahwa peluang untuk menjadi pembalap tim pabrikan Ducati kemungkinan baru akan terbuka paling cepat pada musim kelima karier MotoGP-nya.

Kini, ia menjadi salah satu pembalap pertama di grid yang telah memiliki kontrak hingga melewati musim 2027. Ia menyusul pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, yang juga baru saja memperpanjang kontraknya.

Kandidat Penerus Marquez di Ducati?

Masa depan Aldeguer juga terkait erat dengan negosiasi kontrak Marc Marquez bersama tim pabrikan Ducati Lenovo Team. Juara dunia tersebut dikabarkan mendorong skema kontrak ‘one-plus-one’ (satu tahun dengan opsi perpanjangan), bukan kontrak dua tahun penuh.

Jika Marquez memutuskan untuk hengkang pada akhir musim 2027 — dengan adanya rumor kemungkinan kembali ke Honda — maka peluang kursi di tim pabrikan Ducati berpotensi terbuka bagi Aldeguer. Namun, bahkan jika Marquez bertahan hingga 2028, Ducati diyakini tetap melihat Aldeguer sebagai proyek jangka panjang.

Dengan perkembangan performa yang stabil, Gresini dinilai menjadi tempat yang ideal bagi pembalap muda tersebut untuk terus berkembang sebelum akhirnya naik ke tim utama Ducati.