Mick Doohan: Jorge Martin Punya Kans Juara MotoGP 2026 Bersama Aprilia
Legenda MotoGP lima kali juara dunia, Mick Doohan, menyatakan dukungannya untuk Jorge Martin sebagai kandidat kuat perebut gelar juara dunia MotoGP 2026 bersama tim Aprilia Racing. Doohan melihat potensi besar dalam diri Martin untuk meraih mahkota juara, namun juga memberikan saran unik agar Martin berlatih selebrasi kemenangan.
Dalam wawancara dengan Marca pada Jumat (10/4/2026), Doohan mengungkapkan harapannya agar Martin dapat bersaing memperebutkan gelar dunia. Ia memuji performa tim Aprilia yang dinilainya sangat kuat musim ini, terutama dengan kehadiran Marco Bezzecchi yang tampil luar biasa.
“Saya harap begitu. Bezzecchi telah melakukan pekerjaan yang luar biasa dengan motor itu, sangat kuat dalam lap tunggal dan dalam jarak balapan. Aprilia terlihat sangat kuat,” ujar Doohan.
Doohan, yang semasa kariernya juga pernah mengalami cedera parah, menunjukkan apresiasi mendalam terhadap Jorge Martin. Ia mengagumi kerendahan hati dan kecepatan pembalap Spanyol tersebut, yang telah terbukti sejak Martin meraih gelar juara dunia Moto3 2018 dan menunjukkan potensinya bersama Pramac Ducati.
“Soal Martin, pertama-tama, saya suka dia. Ia rendah hati, pria biasa yang juga sangat cepat. Kita lihat itu ketika ia merebut gelar dunia dengan Ducati di Pramac. Sayang, dia banyak cedera tahun lalu,” tutur Doohan.
Performa Impresif di Awal Musim 2026
Setelah mengalami musim yang berat pada tahun 2025 akibat berbagai kecelakaan hebat dan cedera yang berkepanjangan, Jorge Martin menunjukkan kebangkitan di awal musim 2026. Ia berhasil naik podium dalam Sprint dan Grand Prix di Seri Brasil dan Amerika, menempatkannya di posisi kedua klasemen sementara dengan 77 poin, hanya terpaut empat poin dari rekan setimnya, Marco Bezzecchi. Performa impresif ini semakin memperkuat keyakinan Doohan terhadap potensi Martin.
Doohan secara khusus menyoroti kembalinya Martin ke papan atas setelah melewati masa-masa sulit bersama Aprilia.
“Dia melewati masa-masa sulit dengan Aprilia. Kini, ia memulai musim dengan baik. Dia ada di peringkat kedua klasemen. Semua berjalan lancar untuknya,” kata Doohan.
Saran Unik: Latihan Selebrasi
Di tengah pujiannya, Doohan menyelipkan sebuah candaan sekaligus saran penting bagi Martin. Ia mengingatkan Martin untuk mempersiapkan diri dengan latihan selebrasi kemenangan.
“Namun, dia perlu latihan lap selebrasi kemenangan,” gurau Doohan.
Saran ini merujuk pada insiden yang dialami Martin saat meraih kemenangan Sprint perdananya bersama Aprilia di MotoGP Amerika 2026. Saat itu, Martin mengalami kecelakaan setelah melakukan wheelie di lintasan lurus Circuit of The Americas (COTA) sebagai bagian dari selebrasinya.
Insiden tersebut menjadi pengingat bagi Martin untuk lebih berhati-hati bahkan di momen perayaan. Doohan menyarankan Martin untuk tidak mengulangi kesalahan serupa, yang dapat membahayakan dirinya sendiri atau mengurangi kesempurnaan momen kemenangan. Pembalap Aprilia sendiri mengakui bahwa ia harus belajar dari kesalahannya di musim sebelumnya.
“Satu hal yang saya pelajari tahun lalu adalah bahwa Anda tidak boleh melakukan lebih dari yang Anda bisa. Saya tidak boleh terburu-buru; itu tidak perlu, karena sesuatu yang negatif bisa terjadi lagi dan itu bukan yang kita inginkan,” ujar Martin, seperti dikutip dari sumber lain.
Potensi Aprilia dan Harapan Gelar Juara
Aprilia Racing sendiri telah menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa musim terakhir. Pada musim 2025, tim pabrikan asal Italia ini berhasil finis di posisi kedua dalam klasemen konstruktor dengan 418 poin, sebuah pencapaian bersejarah. Keberhasilan Marco Bezzecchi yang memenangkan lima Grand Prix berturut-turut di awal musim 2026 juga semakin mengukuhkan kekuatan Aprilia.
Dengan motor RS-GP26 yang diklaim lebih tajam, cepat, dan lapar kemenangan, Aprilia berambisi besar untuk meraih gelar juara dunia MotoGP pertamanya. Jorge Martin, yang dikontrak untuk mencoba memenangkan kejuaraan, merasa optimis dengan potensi dirinya dan tim.
“Saya dipekerjakan untuk mencoba menang, dan itulah yang akan saya targetkan. Bertarung sampai akhir dan memenangkan kejuaraan—saya pikir Marco dan saya berdua mampu melakukannya,” tegas Martin.
Keyakinan Mick Doohan terhadap Jorge Martin sebagai calon juara dunia MotoGP 2026 bersama Aprilia semakin memperkuat narasi persaingan ketat di musim mendatang. Dukungan dari legenda sekelas Doohan, ditambah dengan performa solid Martin dan potensi motor Aprilia, menjadikan kombinasi ini patut dinantikan kiprahnya dalam perburuan gelar.