MotoGP

Dall’Igna: Penurunan Performa Ducati Bukan Karena Aturan MotoGP

Iklan

— General Manager Ducati Corse, Luigi Dall’Igna, menegaskan bahwa merosotnya performa Ducati pada awal musim MotoGP 2026 tidak bisa disalahkan pada sistem konsesi yang berlaku di kejuaraan. Menurutnya, faktor penentu justru ada pada pekerjaan teknis internal tim yang belum maksimal.

Pernyataan itu disampaikan Dall’Igna saat perayaan 100 tahun Ducati di Bologna, ketika ia dimintai tanggapan soal start impresif Aprilia Racing yang langsung mengancam dominasi Ducati Lenovo Team dalam perebutan gelar konstruktor musim ini.

Alex Marquez Akui Ducati GP26 Lebih Sulit, Tapi Punya Potensi Lebih Besar dari GP24

Aprilia Diuntungkan Konsesi, Ducati Paling Dibatasi

Dalam sistem konsesi MotoGP, pabrikan diperingkat berdasarkan performa beberapa musim terakhir. Aprilia saat ini berada di peringkat C yang memberi keleluasaan lebih besar untuk melakukan pengujian dan pengembangan sepanjang musim.

Sebaliknya, Ducati menjadi satu-satunya pabrikan di peringkat A, yang artinya jatah pengembangan mereka paling terbatas karena dinilai sudah berada di level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Meski situasi ini membantu Aprilia memangkas jarak performa, Dall’Igna menolak menjadikannya alasan utama Ducati tertinggal.

“Sistem konsesi memang dirancang untuk menyeimbangkan kompetisi dan itu jelas memberi dampak pada Ducati. Tapi ini bukan alasan,” ujarnya kepada Moto.it.

Ducati Akui Harus Berbenah dari Sisi Teknis

Dall’Igna menekankan bahwa Ducati harus bertanggung jawab penuh atas situasi yang terjadi saat ini. Ia menilai Desmosedici tidak lagi menjadi tolok ukur performa di grid dan tim harus bekerja keras untuk mengembalikannya ke posisi tersebut.

Pandangan serupa juga disampaikan pebalap Gresini Racing, Alex Marquez, yang musim ini menggunakan motor spesifikasi pabrikan Ducati. Alex menyebut Aprilia memang melakukan pekerjaan pengembangan yang lebih baik.

Iklan

Ia juga menepis anggapan bahwa faktor kebugaran Marc Marquez menjadi penyebab turunnya daya saing Ducati.

Tes Jerez Jadi Titik Balik yang Diharapkan

Manajer tim, Davide Tardozzi, telah mengonfirmasi bahwa Ducati akan membawa sejumlah pembaruan aerodinamika untuk diuji dalam tes resmi sehari setelah GP Spanyol di Jerez.

Dall’Igna menilai sesi tersebut sangat penting untuk memvalidasi ide pengembangan yang sudah disiapkan tim.

“Akan ada tes setelah Jerez, dan saya yakin di sana kami bisa menemukan solusi untuk kembali ke jalur yang benar,” kata Dall’Igna.

Ducati juga disebut akan mencoba beberapa solusi teknis langsung di akhir pekan balapan untuk mempercepat proses evaluasi.

Mick Doohan Heran Lihat Ducati Melemah Saat Aprilia Menggila di MotoGP 2026

Dengan momentum yang sedang dimiliki Aprilia, pabrikan asal Noale kini menjadi ancaman nyata bagi ambisi Ducati mempertahankan gelar konstruktor ketujuh beruntun. Jika tren ini berlanjut, MotoGP 2026 bisa menjadi musim yang memutus dominasi panjang Ducati di era modern.

Bagi Dall’Igna, tantangan ini bukan soal regulasi, melainkan pekerjaan rumah teknis yang harus segera dijawab Ducati lewat pengembangan konkret di lintasan.

Iklan

Jangan ketinggalan informasi dan berita terbaru dari Detak.Media. Follow kami di Google News!

Penulis: Rahel HardonoEditor: Catur Ariadi