Aprilia Kembali Dominasi Warm Up MotoGP Thailand 2026, Ducati Mengekor
Pabrikan Aprilia Racing kembali menunjukkan performa kompetitif pada sesi warm up seri pembuka MotoGP 2026 di Chang International Circuit, Minggu (1/3). Pembalap Trackhouse Aprilia, Raul Fernandez, keluar sebagai yang tercepat meskipun tengah berjuang melawan rasa sakit pada lengan kirinya.
Fernandez berhasil mencatatkan waktu terbaik 1 menit 29,645 detik dalam sesi pemanasan yang berlangsung selama 10 menit. Hasil ini menegaskan kembali dominasi motor Aprilia RS-GP di puncak catatan waktu, setelah sempat terhenti oleh kesalahan Marco Bezzecchi pada Sprint Race sehari sebelumnya.
Cedera Lengan Tak Hentikan Performa Fernandez
Meski diduga mengalami cedera pada lengan atau bahu kiri akibat hentakan saat pengereman keras di lintasan Buriram, Fernandez tampil impresif. Ia tidak membiarkan rasa sakit menghalanginya untuk memimpin sesi warm up.
Kondisi fisik yang tidak sepenuhnya fit tidak menyurutkan semangat pembalap asal Spanyol tersebut. Ia membuktikan diri sebagai salah satu kandidat kuat untuk balapan utama nanti, melanjutkan performa apiknya di Sprint Race di mana ia finis ketiga di belakang Pedro Acosta dan Marc Márquez.
Dominasi Aprilia dan Ducati Terasa
Persaingan ketat langsung terasa di sesi pemanasan. Fabio Di Giannantonio dari tim VR46 Ducati menempel ketat di posisi kedua, hanya terpaut 0,117 detik dari Fernandez. Sementara itu, juara dunia bertahan Marc Márquez menempati posisi ketiga dengan selisih 0,167 detik.
Posisi empat hingga enam diisi oleh Álex Márquez, Ai Ogura, dan pole sitter Marco Bezzecchi. Menariknya, Bezzecchi menjadi satu-satunya pembalap yang menggunakan ban belakang medium bekas dalam sesi ini, sementara yang lain memilih ban baru untuk simulasi balapan.
Duel Acosta dan Binder Kembali Memanas
Persaingan sengit kembali tersaji antara Pedro Acosta dan rekan setimnya di KTM, Brad Binder. Insiden terjadi di tikungan terakhir ketika Acosta melakukan pengereman terlambat, memaksa Binder keluar jalur. Acosta segera terlihat meminta maaf atas kejadian tersebut.
Situasi ini dimanfaatkan oleh Marc Márquez yang berhasil menyalip kedua pembalap KTM tersebut. Marquez sendiri sebelumnya juga terlibat duel sengit dengan Acosta pada Sprint Race dan sempat menerima penalti karena manuver agresif.
Strategi Ban untuk Balapan Utama
Seluruh pembalap pada sesi warm up menggunakan ban belakang kompon medium. Pilihan ini berbeda dari Sprint Race yang mayoritas menggunakan kompon lunak. Pergantian strategi ban ini bertujuan untuk mengumpulkan data performa ban dalam simulasi kondisi balapan utama yang akan menempuh 26 lap.
Pengelolaan ban diprediksi akan menjadi kunci kemenangan di Sirkuit Buriram, mengingat karakteristiknya yang memiliki lintasan lurus panjang dan zona pengereman keras.
Yamaha Alami Akhir Pekan Sulit, Aksi Hiburan Pembalap
Tim Yamaha masih menghadapi akhir pekan yang berat. Fabio Quartararo nyaris terjatuh akibat kehilangan traksi roda depan dan harus puas finis di posisi ke-18 pada sesi warm up.
Sementara itu, pembalap rookie Diogo Moreira mengalami masalah teknis pada motornya di akhir sesi. Ia dibantu kembali ke pit oleh duo Pramac Yamaha, Jack Miller dan Toprak Razgatlıoğlu. Selepas sesi, Miller dan Razgatlıoğlu turut menghibur penonton dengan mengikuti balapan TukTuk antar tim.
Hasil sesi warm up menunjukkan selisih waktu yang sangat tipis antar pembalap papan atas. Hal ini mengindikasikan persaingan yang terbuka dan ketat dalam balapan utama MotoGP Thailand 2026.
Dengan performa kuat dari Aprilia dan Ducati, serta rivalitas antar pembalap yang semakin memanas, seri pembuka musim ini diprediksi akan berlangsung sengit dari lap awal hingga garis finis.