— Pembalap penguji KTM, Jonas Folger, dipastikan akan menggantikan Maverick Vinales di tim Red Bull KTM Tech3 pada seri kelima musim ini, Grand Prix Prancis 2026. Balapan tersebut akan berlangsung di Grand Prix Prancis MotoGP yang digelar di Sirkuit Bugatti Le Mans pada 8–12 Mei 2026.

Keputusan ini diambil setelah Vinales dinyatakan belum layak kembali membalap usai menjalani operasi lanjutan pada bahu kirinya. Cedera tersebut bermula dari kecelakaan saat sesi kualifikasi MotoGP Jerman pertengahan Juli 2025 yang membuatnya harus absen panjang pada musim lalu.

Cedera Kambuh, Maverick Vinales Terpaksa Absen di MotoGP Prancis 2026

Memasuki awal MotoGP 2026, kondisi fisik Vinales sebenarnya dilaporkan membaik. Namun, insiden yang dialaminya pada seri Amerika Serikat di akhir Maret 2026 menyebabkan sekrup dan pelat penyangga di bahunya mengalami deformasi. Hal itu memaksanya naik meja operasi kembali di Italia pada 1 April 2026 dan absen di MotoGP Spanyol di Jerez.

Vinales sempat menargetkan kembali di Le Mans. Akan tetapi, hasil evaluasi medis di pusat kebugaran Red Bull Athletic Performance Centre (APC) di Austria menyatakan bahwa kekuatan bahunya belum cukup untuk menghadapi tuntutan fisik MotoGP. Dengan Pol Espargaró juga belum siap akibat cedera, serta Dani Pedrosa yang tidak mengambil opsi sebagai pengganti, Tech3 akhirnya menunjuk Folger sebagai solusi paling realistis.

Folger bukan nama asing bagi Tech3. Pembalap asal Jerman itu pernah membela tim tersebut di MotoGP 2017 dan mencetak podium sensasional di Sachsenring pada musim debutnya di kelas utama. Secara total, ia mencatat 19 kali start di MotoGP bersama Tech3 sebelum kariernya sempat terhenti akibat masalah kesehatan. Dalam beberapa musim terakhir, Folger aktif sebagai pembalap penguji KTM dan sesekali tampil sebagai pengganti saat dibutuhkan.

Di Le Mans nanti, Folger akan berbagi garasi dengan rekan setim reguler, Enea Bastianini.

Vinales mengaku kecewa belum bisa kembali sesuai targetnya, tetapi memahami keputusan medis tersebut.

“Saya sudah bekerja keras sejak operasi untuk pulih dan menargetkan Le Mans sebagai momen comeback. Namun setelah evaluasi di APC, saya diberi tahu bahwa saya belum cukup kuat untuk kembali mengendarai motor. Saya kecewa, tetapi kembali dalam kondisi penuh adalah yang terpenting,” ujar Vinales.

Sementara itu, Folger menyambut kesempatan ini dengan antusias.

“Pertama-tama saya mendoakan Maverick agar cepat pulih. Kembali bersama Tech3 terasa istimewa karena saya punya sejarah dengan tim ini. Le Mans akan menjadi tantangan besar karena saya harus cepat beradaptasi lagi dengan motor dan ritme balapan, tetapi saya sangat menantikannya,” kata Folger.

Maverick Vinales Sukses Jalani Operasi Bahu, Namun Jadwal Comeback MotoGP Belum Pasti

Manajer tim Tech3, Nicolas Goyon, menegaskan bahwa prioritas utama tim tetap pada pemulihan Vinales.

“Sejak awal kami menempatkan kesehatan Maverick sebagai prioritas. Memang mengecewakan ia tidak bisa tampil di balapan kandang tim, tetapi keputusan ini demi kebaikan jangka panjangnya,” tegas Goyon.

Kembalinya Folger ke grid MotoGP di Prancis menjadi momen menarik, sekaligus ujian adaptasi cepat bagi sang test rider. Seri Le Mans pun dipastikan menghadir