Detak.media — Piala Dunia 2026 menyisakan empat kontestan yang masih bersaing memperebutkan gelar, sementara 44 negara lainnya harus mengakhiri turnamen dengan catatan berbeda-beda, mulai dari debut bersejarah hingga kegagalan mengejutkan.
Beberapa tim unggulan dinilai paling mengecewakan karena gagal memenuhi ekspektasi. Berikut rangkuman tim-tim yang membuat kejutan negatif dalam ajang tahun ini.
Jerman
Jerman lolos dari fase grup, tetapi tersingkir di babak 32 besar setelah kalah adu penalti dari Paraguay. Ini menjadi kali pertama Jerman tersingkir melalui adu penalti di Piala Dunia dan memperpanjang rentetan tanpa kemenangan mereka di fase gugur sejak gelar 2014.
Kegagalan tersebut memicu perubahan kepelatihan: Julian Nagelsmann diberhentikan dan digantikan oleh Jürgen Klopp, yang kini menghadapi tugas membangun kembali kekuatan tim nasional.
Brasil
Brasil tersingkir pada babak 16 besar usai kalah dari Norwegia. Kekalahan itu menyorot kelemahan di lini tengah, apalagi cedera beberapa pemain kunci mengurangi opsi bagi pelatih Carlo Ancelotti.
Ancelotti masih memiliki kontrak hingga Piala Dunia 2030. Dalam beberapa tahun ke depan, persiapan akan meliputi regenerasi skuad seiring berakhirnya era beberapa pemain senior dan kebutuhan membangun lini tengah yang lebih seimbang.
Amerika Serikat
Sebagai salah satu tuan rumah bersama, Amerika Serikat dipandang berpeluang besar, tetapi langkah mereka terhenti di babak 16 besar setelah kalah dari Belgia.
Kekalahan itu juga diwarnai kontroversi di luar lapangan terkait upaya Presiden Donald Trump mendorong Folarin Balogun kembali bermain setelah kartu merah, yang memicu perdebatan soal independensi keputusan kompetisi.
Korea Selatan
Korea Selatan membuka turnamen dengan kemenangan 2-1 atas Republik Ceko, namun kemudian kalah 0-1 dari Meksiko dan 0-1 dari Afrika Selatan sehingga gagal lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Rentetan hasil itu memicu pengunduran diri pelatih Hong Myung-bo. Tekanan datang dari Presiden Lee Jae Myung yang meminta penyelidikan, serta desakan dari kelompok suporter resmi yang meminta Hong mundur dari sepak bola.
Negara-Negara Afrika
Region Afrika mengirim delapan wakil ke babak 32 besar, namun hanya Maroko dan Mesir yang melaju ke babak 16 besar. Sejumlah peluang besar tetap gagal dimaksimalkan oleh tim-tim lain.
Senegal sempat unggul 2-0 atas Belgia hingga menit ke-85, tetapi kebobolan dan akhirnya kalah lewat penalti. DR Kongo unggul atas Inggris selama 68 menit sebelum dua gol di akhir pertandingan mengubah nasib mereka. Mesir sempat unggul 2-0 melawan Argentina namun kalah 2-3 setelah kebobolan tiga gol dalam 13 menit.
Ikuti Detak.media
