Detak Media — Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD terpilih menjadi tuan rumah Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026, forum internasional tentang pembangunan berkelanjutan yang mempertemukan pemimpin dari berbagai sektor.
Penunjukan ini, menurut manajemen ICE BSD, didorong oleh prospek positif industri meetings, incentives, conventions, and exhibitions (MICE) di Indonesia serta kapasitas fasilitas yang dianggap memenuhi standar penyelenggaraan acara skala global.
“Penunjukan ICE BSD sebagai tuan rumah GSDC 2026 merupakan kehormatan besar sekaligus pengakuan terhadap kapasitas dan standar operasional yang telah kami bangun selama bertahun-tahun,” kata Siti Karmila, general manager ICE BSD.
Siti mengatakan ICE BSD berkomitmen tidak hanya menyediakan fasilitas, tetapi juga menjadi pusat kolaborasi untuk mendorong inovasi dan pertukaran pengetahuan dalam percepatan pembangunan berkelanjutan.
Inisiatif Lingkungan Dalam Penyelenggaraan
Sejalan dengan tuntutan penyelenggaraan acara yang lebih ramah lingkungan, ICE BSD mengklaim memperkuat peran sebagai destinasi MICE yang mengintegrasikan operasi acara dengan tanggung jawab lingkungan.
Beberapa inisiatif yang disebutkan meliputi efisiensi energi melalui pencahayaan alami dan penggunaan lampu LED hemat energi, sistem daur ulang air, serta penyediaan EV charging station bagi pengunjung dan peserta.
Untuk GSDC 2026, ICE BSD menggandeng Rekosistem dalam pengelolaan sampah terpadu. Langkah yang dijalankan antara lain penyediaan tempat sampah terpilah, pendampingan edukator untuk proses pemilahan, serta pemanfaatan reverse vending machine (RVM) untuk mendorong partisipasi peserta dalam pengumpulan material daur ulang.
Berdasarkan catatan penyelenggara, sebanyak 1,62 ton sampah berhasil dikelola selama GSDC 2026. Dari total tersebut, tingkat pemulihan (recovery rate) tercatat sebesar 41% yang dialihkan dari Tempat Pemrosesan Akhir untuk masuk proses daur ulang; 57,30% merupakan sampah residu; dan 1,60% sisanya sampah organik.
“Melalui GSDC 2026, kami ingin menunjukkan bahwa penyelenggaraan forum internasional berskala global dapat berjalan selaras dengan tanggung jawab terhadap lingkungan. Kami berharap inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi penyelenggara event lainnya dalam mengadopsi praktik yang lebih berkelanjutan dan berdampak luas bagi industri MICE,” tambah Siti.
Skala Dan Aksesibilitas Acara
GSDC 2026 menghadirkan lebih dari 5.000 peserta, sekitar 500 pembicara, 200 peserta pameran, serta delegasi dari lebih dari 100 negara. Forum ini dimaksudkan sebagai wadah kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan melalui inovasi, pengetahuan, dan aksi nyata.
Selain menonjolkan fasilitas, ICE BSD juga dipilih karena nilai tambah konektivitasnya. Lokasi ini dinilai strategis bagi peserta internasional dengan akses melalui berbagai moda transportasi umum maupun kendaraan pribadi.
Ikuti Detak Media
