— Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Senin, 27 April 2026, resmi melantik Letjen TNI (Purn.) Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).

Pelantikan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, ini merupakan bagian dari perombakan kabinet yang juga melibatkan pelantikan dan rotasi sejumlah pejabat negara lainnya. Dudung Abdurachman mengisi posisi KSP yang sebelumnya dijabat oleh M. Qodari, yang kini ditugaskan sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.

Profil Jumhur Hidayat, Sosok yang Dikabarkan Akan Dilantik Jadi Menteri Hari Ini

Proses pelantikan Dudung Abdurachman dan pejabat lainnya dilangsungkan di Istana Negara, dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Sebelum upacara dimulai, para pejabat yang akan dilantik, termasuk Dudung Abdurachman, telah tiba di Kompleks Istana Kepresidenan.

Dalam upacara tersebut, Dudung Abdurachman mengucapkan sumpah jabatan yang dipandu oleh Presiden Prabowo. Setelah itu, proses dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan.

Penunjukan Dudung Abdurachman didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 52/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.

Latar belakang Dudung Abdurachman yang kuat di bidang militer menjadi perhatian. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1988, pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) hingga pensiun pada tahun 2023, serta pernah menduduki posisi penting seperti Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) dan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jaya.

Sebelum dipercaya sebagai KSP, Dudung menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional.

Reshuffle kabinet kali ini tidak hanya mengukuhkan Dudung Abdurachman di posisi KSP, tetapi juga menempatkan M. Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah. Selain itu, lima pejabat lain turut dilantik atau dirotasi mengisi pos-pos strategis dalam pemerintahan.

Di antara mereka yang hadir dalam upacara pelantikan tersebut adalah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, serta Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Hanif Faisol dilantik menjadi Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Mohammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, dan Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia.

Informasi mengenai kekayaan pejabat publik juga turut terungkap. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 20 Januari 2025, Dudung Abdurachman tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp 13.327.295.131.

Aset terbesarnya berasal dari tanah dan bangunan senilai Rp 8,8 miliar yang tersebar di Magelang, Bandung, dan Subang. Ia juga memiliki kendaraan senilai Rp 1,1 miliar yang terdiri dari tiga mobil dan satu unit motor, serta harta bergerak lainnya dan kas. Dudung Abdurachman lahir pada 19 November 1965 di Bandung.

Pelantikan ini menegaskan langkah Presiden Prabowo Subianto dalam menata formasi kabinetnya, dengan penekanan pada pengisian posisi strategis oleh individu yang dinilai memiliki kapabilitas dan rekam jejak yang relevan.