— PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) resmi mencatatkan sahamnya di The Stock Exchange of Hong Kong (HKEX) melalui skema Hong Kong Depositary Receipts (HDR). Aksi dual listing ini dinilai memberi dorongan positif bagi industri pertambangan dan pandangan investor terhadap aset tambang nasional.

Para analis menyebut pencatatan di bursa Hong Kong membuka akses modal global, meningkatkan likuiditas, serta memperluas basis investor yang dapat mendorong mekanisme price discovery lebih optimal untuk saham EMAS.

Dorongan Likuiditas dan Basis Investor Global

Senior Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menilai langkah dual listing EMAS tepat waktu. Menurut Nafan, di tengah ketatnya likuiditas domestik, mencari pendanaan dari pusat keuangan global seperti Hong Kong merupakan langkah strategis.

Dengan pencatatan di HKEX, EMAS tak lagi hanya mengandalkan arus modal dari Bursa Efek Indonesia, melainkan mampu menyerap likuiditas global secara langsung untuk mendukung ekspansi korporasi.

Standar Regulasi dan Citra Korporasi

Nafan menyebut HKEX memiliki standar regulasi, tata kelola, dan transparansi yang ketat. Keberhasilan EMAS mencatatkan HDR di papan utama HKEX dengan kode saham 6228, menurut Nafan, menunjukkan kualitas aset—khususnya proyek Pani—manajemen, dan prospek bisnis telah memenuhi kualifikasi investor institusional global.

“Keberhasilan EMAS menembus papan utama HKEX dengan kode saham 6228 menunjukkan kualitas aset (khususnya proyek Pani), manajemen, dan prospek bisnis EMAS telah memenuhi standar kualifikasi investor institusional global,” ujar Nafan.

Nafan menambahkan bahwa pencapaian ini memberi sentimen positif bagi citra investasi Indonesia secara keseluruhan. EMAS dianggap bertindak sebagai ambassador yang memperlihatkan adanya proyek tambang kelas dunia yang dikelola profesional oleh manajemen lokal.

Potensi Masuknya Investor Institusional

Keberadaan HDR EMAS di Hong Kong diproyeksikan meningkatkan awareness investor asing yang sebelumnya belum melirik potensi di pasar domestik. Hong Kong sebagai gerbang modal kawasan menawarkan ekosistem likuid yang memungkinkan EMAS menarik investor seperti sovereign wealth funds, hedge funds, dan institusi besar dengan mandat di sektor komoditas dan pertambangan.

Likuiditas yang lebih tinggi dan basis investor yang lebih luas berpotensi mendorong penemuan harga yang lebih optimal, sehingga dapat mengerek valuasi saham EMAS baik di HKEX maupun di BEI melalui mekanisme arbitrase pasar.

Dampak pada Pendanaan dan Operasional Proyek

Nafan menyatakan bahwa kepastian permodalan dari pasar global berdampak langsung pada pelaksanaan proyek di lapangan. Pendanaan yang lebih terjamin dapat membantu menekan risiko penundaan dalam komersialisasi tambang emas Pani.

“Dengan pendanaan yang lebih terjamin dari pasar global, risiko penundaan (delay) pada komersialisasi tambang emas Pani dapat diminimalisir,” kata Nafan.

Respons Analis Lain

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus juga menilai dual listing EMAS sebagai kabar positif. Nico menyebut listing di HKEX menunjukkan keyakinan perusahaan terhadap fundamental, bisnis, dan valuasi.

Menurutnya, pencatatan di bursa yang menjadi pintu modal Asia dan pusat investor Tiongkok menandakan pengakuan internasional terhadap kredibilitas tata kelola dan transparansi EMAS, sekaligus menempatkan perusahaan dalam liganya perusahaan tambang global.

Rincian Pencatatan

EMAS memulai perdagangan di main board HKEX dengan kode saham 6228. HDR perseroan ditawarkan pada harga HK$26,60 dengan satuan perdagangan 100 HDR per lot. Langkah ini membuka akses lebih luas bagi investor global terhadap proyek tambang emas Pani sekaligus memperluas basis investor perusahaan.