— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadinya gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,7 yang mengguncang wilayah Tenggara Bitung, Sulawesi Utara, pada Selasa, 26 Mei 2026, tepat pukul 03:39:21 WIB. Gempa ini memiliki kedalaman 22 kilometer dan guncangannya dirasakan oleh masyarakat di beberapa daerah. BMKG menegaskan bahwa informasi mengenai peristiwa gempa ini perlu diteruskan kepada masyarakat sebagai bentuk kewaspadaan dini dan penyebaran informasi yang akurat.

Menurut data teknis yang dirilis oleh BMKG, pusat gempa bumi ini secara geografis terletak pada koordinat 1.06 Lintang Utara dan 126.19 Bujur Timur. Episentrum gempa berada di laut, tepatnya sekitar 125 kilometer di arah Tenggara dari Kota Bitung. Dengan kedalaman yang relatif dangkal, yakni 22 kilometer di bawah permukaan laut, gempa ini berpotensi menyebabkan guncangan yang terasa cukup luas di daratan sekitarnya.

Guncangan akibat gempa ini dilaporkan dirasakan cukup kuat di beberapa wilayah. Berdasarkan analisis BMKG, gempa dirasakan dengan skala intensitas III MMI (Modified Mercalli Intensity) di Ternate, Manado, dan Tondano. Pada skala III MMI, getaran gempa dapat dirasakan nyata di dalam rumah, seolah ada truk besar atau kendaraan berat lain yang melintas di dekat bangunan, bahkan beberapa benda ringan yang digantung bisa bergoyang.

Menanggapi kejadian ini, BMKG menyampaikan bahwa informasi mengenai gempa ini perlu diteruskan kepada masyarakat. Meskipun tidak ada keterangan mengenai potensi tsunami dalam rilis resmi yang dikeluarkan, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu yang tidak bertanggung jawab. BMKG menganjurkan agar warga tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan dan memeriksa kondisi bangunan rumah masing-masing untuk memastikan tidak ada kerusakan struktural yang diakibatkan oleh guncangan gempa yang terjadi.