— Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang wilayah Barat Laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, pada Senin, 15 Juni 2026, pukul 22:30:22 WIB. Menurut laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini memiliki kedalaman 10 kilometer dan dipastikan tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Guncangan ini menjadi perhatian bagi masyarakat di sekitar wilayah kepulauan tersebut.

Berdasarkan analisis BMKG, pusat gempa terletak di koordinat 5.60 Lintang Utara dan 125.39 Bujur Timur. Episentrum gempa berada di laut, tepatnya sekitar 209 kilometer di barat laut Pulau Karatung, yang secara administratif masuk dalam wilayah Provinsi Sulawesi Utara. Kedalaman hiposentrum yang dangkal, yaitu 10 kilometer, menunjukkan bahwa gempa ini relatif dekat dengan permukaan bumi.

Meskipun memiliki magnitudo yang cukup signifikan, laporan awal dari BMKG tidak mencantumkan informasi mengenai dampak gempa yang dirasakan oleh masyarakat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait kerusakan atau dampak lainnya di wilayah Pulau Karatung dan sekitarnya di Sulawesi Utara. Namun, gempa dengan kekuatan serupa seringkali dapat dirasakan oleh sebagian kecil penduduk di daerah terdekat.

BMKG menegaskan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami, sehingga masyarakat di pesisir Sulawesi Utara tidak perlu khawatir akan ancaman gelombang pasang. Meskipun demikian, BMKG tetap mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak panik. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dan memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal masing-masing.