— Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 5,6 mengguncang wilayah laut barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara, pada Kamis, 11 Juni 2026. Guncangan ini terjadi tepat pukul 14:33:16 WIB dengan kedalaman 10 kilometer. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gempa ini dirasakan oleh masyarakat dan perlu diteruskan informasinya.

Menurut data resmi BMKG, pusat gempa bumi ini berlokasi di laut, tepatnya pada koordinat 4,87 Lintang Utara dan 125,35 Bujur Timur. Episentrum gempa berada sekitar 140 kilometer di barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe. Kedalaman hiposenter yang dangkal, yakni 10 kilometer, menjadi salah satu faktor guncangan dapat dirasakan.

Guncangan gempa dilaporkan dirasakan di wilayah Kepulauan Sangihe dengan intensitas III MMI (Modified Mercalli Intensity). Skala III MMI berarti getaran dirasakan nyata dalam rumah, seakan-akan ada truk berlalu. Beberapa warga di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, kemungkinan merasakan goyangan ringan atau benda-benda bergoyang.

BMKG menegaskan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami, namun masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik. Warga di wilayah terdampak di Provinsi Sulawesi Utara disarankan untuk memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal masing-masing. Pastikan tidak ada kerusakan yang membahayakan akibat guncangan gempa dan tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.