Detak.Media — Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 5,2 mengguncang wilayah Barat Laut Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, pada Jumat, 13 Juni 2026, pukul 09:05:50 WIB. Pusat gempa tercatat berada di kedalaman 10 kilometer. Menurut rilis resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini dinyatakan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
BMKG melaporkan bahwa episentrum gempa terletak pada koordinat 5.72 Lintang Utara dan 125.50 Bujur Timur. Lokasi ini berada sekitar 205 kilometer di arah barat laut Pulau Karatung, yang secara geografis termasuk dalam wilayah laut di sekitar Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Kedalaman hiposenter yang relatif dangkal, yakni 10 kilometer, menjadi salah satu faktor karakteristik gempa ini.
Meskipun memiliki magnitudo cukup signifikan, BMKG tidak mencatat adanya laporan resmi mengenai dampak getaran gempa yang dirasakan oleh masyarakat. Data ‘Dirasakan’ pada rilis BMKG menunjukkan bahwa belum ada informasi mengenai intensitas guncangan di berbagai wilayah. Hal ini mengindikasikan bahwa getaran gempa mungkin tidak dirasakan secara luas atau dengan intensitas yang berarti di daratan.
BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak memiliki potensi untuk memicu gelombang tsunami, sehingga masyarakat di pesisir tidak perlu khawatir akan ancaman tersebut. Kendati demikian, BMKG tetap mengimbau masyarakat di wilayah Kepulauan Talaud dan sekitarnya di Provinsi Sulawesi Utara untuk tetap tenang dan tidak panik. Warga juga dianjurkan untuk memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal masing-masing guna memastikan tidak ada kerusakan akibat guncangan gempa.
Ikuti Detak.Media
