Detak.Media — Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,8 mengguncang wilayah laut 125 kilometer Tenggara Bitung, Sulawesi Utara, pada Sabtu, 24 Mei 2026, pukul 22:33:11 WIB. Menurut laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di kedalaman 22 kilometer. BMKG juga menyatakan bahwa informasi gempa ini dirasakan dan perlu diteruskan kepada masyarakat sebagai bagian dari edukasi.
Episentrum gempa terletak pada koordinat 0,98 Lintang Utara dan 126,15 Bujur Timur. Lokasi ini menempatkan pusat gempa di laut, sekitar 125 kilometer ke arah Tenggara dari Kota Bitung, di Provinsi Sulawesi Utara. Kedalaman hiposenter yang mencapai 22 kilometer menunjukkan gempa tergolong dangkal dan mampu merambatkan getaran ke permukaan.
Berdasarkan laporan BMKG, getaran gempa dirasakan di beberapa wilayah di Sulawesi Utara dengan intensitas II-III MMI (Modified Mercalli Intensity). Daerah yang merasakan guncangan termasuk Kota Manado, Kota Bitung, dan Kabupaten Minahasa Utara. Pada skala ini, getaran umumnya dirasakan oleh beberapa orang, terutama yang berada di dalam bangunan, dan dapat menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami. Meskipun demikian, masyarakat di wilayah terdampak di Sulawesi Utara diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik. Warga diminta untuk memeriksa kembali kondisi bangunan tempat tinggal mereka dan memastikan tidak ada kerusakan yang membahayakan. BMKG juga mengingatkan agar masyarakat selalu mengikuti informasi resmi dari sumber terpercaya dan mewaspadai kemungkinan gempa susulan.
Ikuti Detak.Media
