Detak.media — JAKARTA — Emiten PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) menyampaikan laporan keuangan per 31 Maret 2026 untuk kuartal pertama tahun ini.
Perusahaan membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 8 miliar, meningkat dari Rp 6 miliar pada periode yang sama tahun 2025.
Jika dibandingkan dengan kuartal IV-2025, peningkatan laba menjadi lebih mencolok. Mengacu pada data aplikasi Stockbit Sekuritas, ZATA hanya meraih laba bersih Rp 110 juta pada kuartal terakhir tahun lalu.
Pendapatan juga meningkat. Penjualan pada kuartal I-2026 tercatat Rp 74,19 miliar, naik dari Rp 67,29 miliar pada kuartal I-2025.
Posisi kas dan setara kas perusahaan mengalami lonjakan signifikan. Pada 31 Maret 2025, kas dan setara kas tercatat Rp 31,61 miliar, atau melonjak 316% dari posisi 31 Desember 2025 yang sebesar Rp 7,59 miliar.
Manajemen ZATA menjelaskan peningkatan kas dan setara kas tersebut disebabkan oleh meningkatnya penerimaan pendapatan selama periode Idulfitri, seiring dengan kenaikan aktivitas penjualan dan transaksi pelanggan.
Saat ini, saham Bersama Zatta Jaya dalam kondisi disuspensi dan diperdagangkan pada level Rp 50 per saham.
Ikuti Detak.media
