Detak.media — PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memenangkan sejumlah penghargaan pada ajang Digital CX Awards 2026 yang digelar oleh lembaga publikasi independen The Digital Banker. Penghargaan tersebut diberikan atas inovasi layanan digital BCA melalui platform myBCA, myBCA Bisnis, dan Ocean by BCA.
Digital CX Awards merupakan ajang penghargaan internasional yang mengapresiasi institusi keuangan dengan inovasi terbaik dalam meningkatkan pengalaman nasabah melalui layanan digital (digital customer experience).
Penghargaan Tingkat Nasional dan Regional
Pada tingkat nasional, myBCA meraih penghargaan Best Retail Bank for Digital CX – Indonesia, sementara Ocean by BCA memperoleh predikat Highly Acclaimed pada kategori Best Wholesale/Transaction Bank for Digital CX – Indonesia. Ocean by BCA juga meraih penghargaan Outstanding Use of Digital Channels for Improved CX – Wholesale Banking pada kategori Customer Journey/Strategy.
Selain itu, BCA mendapatkan penghargaan Excellence in Consistent Multi-Language CX pada kategori Omni Channel sebagai pengakuan atas konsistensi layanan digital yang inklusif.
Di tingkat regional, Ocean by BCA bersama myBCA Bisnis berhasil meraih Best Wholesale/Transaction Bank for Digital CX – Southeast Asia serta Outstanding Digital CX – Cash Management Platform – Southeast Asia.
Respon BCA dan Perkembangan Layanan Digital
Presiden Direktur BCA Hendra Lembong menyatakan penghargaan itu menjadi motivasi bagi perseroan untuk terus menghadirkan inovasi digital berorientasi pada kebutuhan nasabah. “Kami percaya transformasi digital harus selalu berpusat pada kebutuhan nasabah. Oleh karena itu, BCA terus mengembangkan berbagai platform dan layanan digital yang aman, mudah digunakan, serta mampu memberikan nilai tambah bagi nasabah individu maupun bisnis,” ujar Hendra dalam keterangan tertulis, Rabu (15/7/2026).
Kinerja digital BCA juga menunjukkan pertumbuhan. Hingga kuartal I-2026, sebanyak 99,8% transaksi BCA dilakukan melalui kanal digital. Dalam tiga tahun terakhir, frekuensi transaksi meningkat 61%, sementara jumlah nasabah tumbuh 18% menjadi 34,5 juta.
Hendra menambahkan bahwa pertumbuhan ini didukung oleh bisnis perbankan transaksi korporasi dan komersial yang stabil melalui berbagai aplikasi dan platform BCA, sekaligus memperkuat posisi bank sebagai salah satu pilar utama dalam ekosistem digital banking dan cash management nasional. “Pertumbuhan ini turut didukung oleh bisnis perbankan transaksi korporasi dan komersial yang stabil melalui berbagai aplikasi dan platform kami, sekaligus memperkuat posisi BCA sebagai salah satu pilar utama dalam ekosistem digital banking dan cash management nasional,” tutup Hendra.
Ikuti Detak.media
