Resmi Dirilis, Samsung Galaxy S26 Tawarkan Peningkatan AI dan Chipset Baru

Samsung, raksasa teknologi asal Korea Selatan, secara resmi memperkenalkan smartphone flagship terbarunya, Samsung Galaxy S26, melalui gelaran Galaxy Unpacked. Perangkat ini diposisikan sebagai AI Phone dengan penekanan pada peningkatan kecerdasan buatan (AI), performa yang lebih tangguh, serta pengalaman pengguna yang disempurnakan, tanpa merombak total desain dari generasi sebelumnya.

Perusahaan memilih strategi penyempurnaan pada Galaxy S26. Fokus utama diarahkan pada penguatan fitur-fitur inti, stabilitas performa, dan integrasi teknologi AI yang lebih mendalam untuk kebutuhan sehari-hari pengguna.

Galaxy S26 ditawarkan dengan harga mulai dari US$899, atau setara dengan Rp14,5 juta untuk varian dasarnya. Sementara itu, model dengan kapasitas penyimpanan 512GB dibanderol seharga US$1.099 atau sekitar Rp17,7 juta.

Samsung Galaxy S26 Bisa Kirim File ke iPhone Lewat Quick Share

Layar Lebih Cerah dan Desain Kamera Baru

Perangkat ini dibekali layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,3 inci dengan refresh rate 120Hz. Tingkat kecerahan puncaknya mencapai 2.600 nits, diklaim tetap nyaman digunakan bahkan di bawah terik matahari langsung.

Samsung juga mengklaim adanya peningkatan pada ketahanan layar terhadap goresan, serta penambahan lapisan anti-reflektif untuk meminimalkan pantulan cahaya. Desain modul kamera mengadopsi camera island yang lebih menonjol, dengan susunan sensor vertikal yang menjadi ciri visual baru lini Galaxy S.

Performa Tinggi dengan Chipset Generasi Baru

Untuk pasar Amerika Serikat, Galaxy S26 ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, yang dirancang khusus untuk performa tinggi dan pemrosesan AI yang lebih cepat. Chip terbaru ini diklaim mempercepat pembukaan aplikasi, menstabilkan performa gaming dengan frame rate konsisten, serta meningkatkan pengelolaan panas.

Sementara itu, pasar global akan menggunakan chipset Exynos 2600 yang diproduksi dengan fabrikasi 2 nanometer. Teknologi ini diklaim menawarkan efisiensi daya yang lebih baik, meski performa aktualnya masih menunggu pengujian lebih lanjut.

Kamera Sama, Pemrosesan AI Ditingkatkan

Konfigurasi kamera pada Galaxy S26 tetap sama dengan generasi sebelumnya, meliputi kamera utama 50MP, kamera ultra-wide 12MP, kamera telephoto 10MP dengan zoom optik 3x, dan kamera depan 12MP.

Meskipun hardware kamera tidak berubah, Samsung mengoptimalkan pemrosesan berbasis AI. Hasilnya adalah keseimbangan HDR yang lebih baik, foto malam yang lebih bersih dengan noise minimal, warna kulit yang lebih natural, serta detail zoom yang lebih tajam.

Samsung Galaxy S26 Ultra Kedapatan Usung Mode Kamera 24MP Jelang Rilis

RAM 12GB Standar dan One UI Berbasis Android 16

Samsung menetapkan RAM 12GB sebagai standar untuk seluruh varian Galaxy S26. Kapasitas ini bertujuan untuk mendukung kinerja multitasking yang lebih stabil dan pengalaman gaming yang lebih lancar.

Perangkat ini menjalankan One UI 8.5 yang berbasis Android 16. Sistem operasi ini menitikberatkan pada pemrosesan AI langsung di perangkat (on-device AI), yang diklaim meningkatkan respons sistem sekaligus menjaga keamanan dan privasi data pengguna.

Baterai Lebih Besar, Pengisian Daya Tetap

Galaxy S26 kini dibekali baterai berkapasitas 4.300 mAh, meningkat 300 mAh dari generasi sebelumnya. Peningkatan ini diharapkan dapat memberikan daya tahan penggunaan yang lebih lama.

Namun, Samsung belum melakukan peningkatan pada teknologi pengisian daya yang masih dibatasi pada 25W. Hal ini menjadi salah satu aspek yang dinilai belum mengalami perkembangan signifikan.

Samsung Beberkan Teknologi AI Exynos 2600 di Galaxy S26, Performa NPU Melonjak 113 Persen

Melalui Galaxy S26, Samsung menunjukkan strategi baru di segmen flagship. Penekanan diberikan pada penyempurnaan pengalaman pengguna, integrasi AI yang lebih mendalam, serta keseimbangan antara harga dan performa.

Dengan penawaran harga yang tidak masuk kategori ultra-premium namun tetap menyajikan spesifikasi kelas atas, Galaxy S26 diposisikan sebagai pilihan utama bagi pengguna Android yang mencari perangkat flagship dengan fitur lengkap dan teknologi AI terbaru.