Samsung Luncurkan One UI 8.5 dengan Fitur AI Generatif dan Tampilan Baru
Samsung secara resmi memperkenalkan sistem antarmuka terbarunya, One UI 8.5, pada ajang Galaxy Unpacked Februari 2026. Pembaruan perangkat lunak ini diluncurkan bersamaan dengan seri flagship Galaxy S26, membawa penyegaran desain antarmuka, peningkatan fitur privasi, serta integrasi kecerdasan buatan (AI) yang lebih mumpuni.
One UI 8.5 merupakan evolusi dari One UI 8.0 dan tetap dibangun di atas fondasi Android 16. Samsung menekankan bahwa pembaruan ini adalah langkah krusial untuk memperkaya pengalaman pengguna sekaligus menjaga konsistensi ekosistem Galaxy melalui siklus pembaruan perangkat lunak yang teratur.
Desain Antarmuka Lebih Halus dan Modern
Salah satu perubahan paling kentara pada One UI 8.5 adalah penyegaran total pada aspek desain antarmuka. Samsung menghadirkan visual yang lebih membulat dan lembut, mengadopsi pendekatan minimalis yang memberikan kesan lebih segar.
Pembaruan desain ini mencakup beberapa elemen kunci:
- Elemen antarmuka dengan sudut-sudut yang lebih halus.
- Panel cepat (quick panel) kini menawarkan opsi kustomisasi yang lebih luas.
- Terdapat kontrol baru yang terintegrasi di berbagai aplikasi sistem.
- Navigasi terasa lebih intuitif dan konsisten di seluruh sistem.
Perubahan ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan pengguna dalam berinteraksi dengan perangkat serta menghadirkan pengalaman visual yang lebih kontemporer pada lini flagship terbaru Samsung.
Fitur Privacy Display untuk Melindungi Data Pengguna
One UI 8.5 juga memperkenalkan fitur inovatif bernama Privacy Display. Teknologi tampilan khusus ini memungkinkan pengguna untuk menyembunyikan konten layar dari pandangan samping, efektif mengurangi risiko kebocoran informasi sensitif di tempat umum.
Fitur ini dilengkapi dengan opsi kustomisasi tambahan, memberikan fleksibilitas kepada pengguna untuk menyesuaikannya dengan berbagai skenario penggunaan demi keamanan data yang lebih baik.
Integrasi Galaxy AI dan Kolaborasi dengan Perplexity
Dari sisi kecerdasan buatan, One UI 8.5 menawarkan peningkatan signifikan berkat pengembangan fitur Galaxy AI yang berbasis generative AI. Tujuannya adalah untuk meningkatkan produktivitas dan memperkaya pengalaman pengguna.
Selain mengandalkan teknologi Gemini, Samsung kini menjalin kemitraan baru dengan Perplexity AI. Kehadiran Perplexity memberikan pengguna Galaxy S26 pilihan agen AI tambahan untuk berbagai keperluan, mulai dari pencarian informasi, bantuan tugas, hingga interaksi berbasis AI yang lebih dinamis.
Kolaborasi ini mencerminkan strategi Samsung dalam memperluas jangkauan ekosistem AI pada perangkat Galaxy dan meningkatkan tingkat personalisasi layanan yang ditawarkan.
Samsung Kembali ke Strategi Update Software Dua Kali Setahun
Peluncuran One UI 8.5 juga menandai kembalinya Samsung ke strategi pembaruan perangkat lunak dua kali dalam setahun. Sebelumnya, perusahaan sempat mengadopsi pola peluncuran yang berbeda, termasuk perilisan One UI 7.0 berbasis Android 15 bersama seri Galaxy S25 pada 2025.
Pada pertengahan tahun 2025, Samsung merilis One UI 8.0 yang berbasis Android 16 melalui perangkat lipat Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy Z Flip 7. Dengan One UI 8.5 yang hadir di awal 2026, Samsung kini menerapkan pola pembaruan yang lebih terstruktur.
Pola pembaruan tersebut adalah:
- Pembaruan perangkat lunak untuk seri Galaxy S diluncurkan di awal tahun.
- Pembaruan sistem berikutnya hadir bersamaan dengan peluncuran perangkat lipat di paruh kedua tahun.
Samsung juga mengonfirmasi bahwa One UI 9, yang berbasis Android 17, dijadwalkan rilis pada paruh kedua 2026, bersamaan dengan generasi terbaru perangkat Galaxy Z Fold dan Flip.
Perkuat Ekosistem Galaxy 2026
Melalui One UI 8.5, Samsung menegaskan kembali fokusnya pada optimalisasi perangkat lunak sebagai elemen pembeda utama di pasar smartphone premium. Kombinasi desain antarmuka yang diperbarui, peningkatan fitur privasi, serta integrasi AI yang lebih ekstensif diharapkan dapat meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan dan memperkuat posisi ekosistem Galaxy sepanjang tahun 2026.
Peluncuran ini juga menunjukkan komitmen Samsung dalam menjaga keberlanjutan inovasi perangkat keras dan lunak agar terus berjalan lancar setiap tahun.