— GAC Aion resmi memperkenalkan SUV kompak terbarunya, Aion i60, di pasar China pada Beijing Auto Show 2026.

Kehadiran model ini langsung menarik perhatian karena menawarkan dua pilihan sistem penggerak sekaligus, yaitu kendaraan listrik murni (BEV) dan versi range-extended electric vehicle (REEV) yang menggabungkan motor listrik dengan mesin bensin sebagai generator.

Strategi ini membuat Aion i60 diposisikan sebagai SUV modern yang tidak hanya fokus pada elektrifikasi penuh, tetapi juga fleksibilitas jarak tempuh untuk penggunaan jarak jauh.

GAC Pastikan AION i60 dan N60 Akan Hadir di Indonesia
Dimensi Aion I60
Tampilan belakang AION i60. Foto: MIIT via Carnews China

Aion i60 dikembangkan sebagai SUV lima penumpang yang menyasar pengguna urban hingga keluarga muda yang membutuhkan kendaraan efisien namun tetap praktis untuk perjalanan jauh. Mobil ini hadir dengan dua pendekatan teknologi berbeda dalam satu model, yakni versi listrik murni dan versi REEV yang memperluas jangkauan penggunaan kendaraan listrik tanpa ketergantungan penuh pada stasiun pengisian daya.

Kehadiran dua sistem ini menjadi langkah penting GAC Aion dalam memperluas pasar kendaraan elektrifikasi, terutama di negara dengan infrastruktur pengisian daya yang masih berkembang.

Versi Listrik: Jarak Tempuh hingga 650 Km

Pada varian listrik murni, Aion i60 dibekali baterai berkapasitas sekitar 75 kWh yang diklaim mampu memberikan jarak tempuh hingga 650 km berdasarkan standar uji CLTC di China. Angka ini menjadikan Aion i60 sebagai salah satu SUV kompak listrik dengan daya jelajah yang cukup jauh di kelasnya.

Untuk mendukung performa, Aion menawarkan dua pilihan motor listrik dengan output tenaga sekitar 150 kW hingga 165 kW. Karakter tenaga yang dihasilkan diklaim cukup responsif untuk kebutuhan berkendara harian di perkotaan maupun perjalanan antar kota tanpa sering melakukan pengisian ulang.

Versi REEV: Tembus 1.240 Km dalam Sekali Pengisian Energi

Varian REEV menjadi sorotan utama karena menggabungkan motor listrik dengan mesin bensin 1,5 liter yang berfungsi sebagai generator. Dalam kondisi penuh, mobil ini mampu menempuh jarak listrik murni hingga sekitar 210 km berdasarkan standar CLTC sebelum mesin bensin mulai bekerja untuk mengisi daya baterai.

Dengan kombinasi tersebut, total jarak tempuh Aion i60 REEV dapat mencapai hingga 1.240 km dalam kondisi baterai dan tangki bahan bakar penuh. Mesin bensin yang digunakan menghasilkan tenaga sekitar 74 kW atau setara 101 PS, sementara motor listriknya mampu menghasilkan tenaga hingga sekitar 221 Tk dengan torsi 280 Nm.

Sistem ini dirancang untuk menghilangkan kekhawatiran pengguna terhadap jarak tempuh, terutama saat melakukan perjalanan jarak jauh tanpa akses pengisian daya yang memadai. Selain itu, teknologi pengisian cepat juga memungkinkan baterai terisi dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar 15 menit.

Desain Eksterior Futuristis dan Proporsional

Desain Interior Aion I60
Desain Interior AION i60 EV. Foto: Auto Home

Dari sisi tampilan, Aion i60 mengusung bahasa desain modern dengan karakter futuristis khas kendaraan listrik terbaru. Bagian depan mobil menampilkan lampu LED yang ramping dan terhubung oleh garis cahaya horizontal, menciptakan kesan lebar dan minimalis. Gril depan dibuat tertutup sebagai bagian dari identitas kendaraan listrik, sementara detail aerodinamis disempurnakan untuk meningkatkan efisiensi.

Secara dimensi, Aion i60 memiliki panjang 4.685 mm, lebar 1.854 mm, dan tinggi 1.660 mm dengan jarak sumbu roda 2.775 mm. Ukuran ini menempatkannya di segmen SUV kompak yang masih ideal untuk penggunaan perkotaan, namun cukup lapang untuk kebutuhan keluarga.

Masuk ke dalam kabin, Aion i60 mengusung desain interior minimalis dengan pendekatan modern yang berfokus pada layar digital sebagai pusat kontrol. Sistem infotainment menggunakan layar sentral berukuran 14,6 inci yang menjadi penghubung utama seluruh fitur kendaraan melalui platform ADiGO SPACE 6.0.

Tata letak kabin dibuat sederhana dengan mengurangi tombol fisik dan menggantinya dengan kontrol digital. Kombinasi ini memberikan kesan futuristis sekaligus meningkatkan kemudahan interaksi pengemudi dengan sistem kendaraan.

Fitur Keselamatan dan Teknologi ADAS

Untuk mendukung keamanan, Aion i60 telah dilengkapi dengan sistem bantuan pengemudi canggih atau ADAS. Teknologi ini mencakup berbagai fitur seperti adaptive cruise control, lane keeping assist, blind spot monitoring, hingga intelligent parking assist yang membantu pengemudi saat parkir di ruang sempit.

Selain itu, terdapat juga fitur navigation driving assist yang dirancang untuk membantu pengemudi saat melaju di jalan tol. Beberapa varian tertentu bahkan menawarkan fitur kenyamanan tambahan seperti kursi dengan fungsi pijat serta sistem pengatur suhu untuk meningkatkan kenyamanan berkendara jarak jauh.

Harga dan Potensi Masuk Indonesia

Di pasar China, Aion i60 dipasarkan dengan harga mulai dari sekitar 109.800 hingga 135.800 yuan, atau jika dikonversikan berada di kisaran Rp276 juta hingga Rp341 juta.

Dengan banderol tersebut, Aion i60 tergolong kompetitif di segmen SUV kompak listrik. Melihat tren ekspansi GAC Aion yang sebelumnya telah membawa model lain ke Indonesia, peluang kehadiran Aion i60 di pasar Tanah Air dinilai cukup terbuka, meskipun hingga saat ini belum ada pengumuman resmi terkait peluncurannya di luar China.