— GAC Aion resmi mengonfirmasi kehadiran dua model kendaraan listrik terbarunya, AION i60 dan AION N60, di pasar Indonesia. Kepastian ini disampaikan setelah peluncuran global kedua model tersebut di Beijing Auto Show 2026. Kehadiran AION N60 sebagai SUV listrik pintar dan AION i60 dengan teknologi Range-Extended Electric Vehicle (REEV) menjadi bukti komitmen GAC Aion untuk memperkuat posisinya di Asia Tenggara, khususnya Indonesia, melalui kerja sama strategis dengan Indomobil Group.

Perjalanan GAC Aion di Indonesia dimulai dengan pengumuman kolaborasi distribusi bersama Indomobil Group pada 3 April 2024. Rencananya, debut GAC Aion di tanah air akan ditandai dengan peluncuran model Y Plus dan Hyper HT di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024. Memasuki tahun 2026, AION N60 terlebih dahulu diluncurkan di pasar domestik China pada 16 April 2026. Menyusul kemudian, pada 23 April 2026, GAC Indonesia telah mengajak media untuk melihat lebih dekat tiga model unggulan—AION N60, AION i60, dan Hyptec HL—dalam sesi eksplorasi di Guangzhou, sebagai persiapan menjelang Beijing Auto Show 2026. Momentum ini menunjukkan kesiapan GAC Aion dalam menghadirkan produk-produk yang relevan dengan kebutuhan pasar Indonesia.

Dalam gelaran Beijing Auto Show 2026 yang berlangsung antara 24 April hingga 3 Mei 2026, GAC Group secara global meluncurkan AION i60 dan AION N60. Dalam kesempatan yang sama, GAC Group menegaskan visi ekspansi globalnya untuk menjangkau lebih dari 120 negara dengan target penjualan global mencapai 1 juta unit pada tahun 2030. Penguatan produksi dan operasional di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, menjadi salah satu fokus utama. Presiden GAC International, Wei Haigang, secara eksplisit menyatakan bahwa GAC akan mempercepat peluncuran model-model baru di Indonesia, yang secara implisit mengacu pada kedatangan AION i60 dan N60. Jusak Kertowidjojo, Presiden Direktur Indomobil Group, turut menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung elektrifikasi kendaraan di Indonesia.

AION N60: SUV Listrik Pintar dengan Teknologi Canggih

AION N60 tampil sebagai SUV listrik pintar yang dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang aman dan nyaman. Kendaraan ini dilengkapi dengan teknologi keselamatan berbasis sensor canggih, seperti LiDAR dan Radar 4D, yang mampu meningkatkan kemampuan deteksi lingkungan secara akurat dan presisi. Ditenagai oleh motor listrik berbasis silikon karbida, N60 mampu menghasilkan tenaga sebesar 165 kW (221 Tk) dengan efisiensi energi yang baik, yakni 11,7 kWh per 100 km, serta menawarkan jarak tempuh maksimal hingga 610 km. Dari sisi kenyamanan, AION N60 menyematkan fitur-fitur premium seperti kursi co-pilot dengan desain zero gravity, panoramic sunroof yang luas, serta kursi depan yang dilengkapi dengan fitur pemanas, ventilasi, pijat, dan memori. Sistem infotainment modern dihadirkan melalui layar sentuh 15,6 inci resolusi 2,5K yang terintegrasi dengan sistem ADiGO 6.0 berbasis AI dari Huawei Nebula Space. Di pasar China, AION N60 diperkirakan memiliki harga sekitar Rp350 jutaan.

AION i60: Jarak Tempuh Unggul dengan Teknologi REEV

Sementara itu, AION i60 hadir dengan menawarkan solusi mobilitas jarak jauh melalui teknologi Range-Extended Electric Vehicle (REEV). Teknologi ini mengombinasikan motor listrik dengan sistem tambahan yang memungkinkan jarak tempuh gabungan mencapai 1.240 km. Bagi konsumen yang memilih varian listrik murni, AION i60 dibekali baterai berkapasitas 75 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 650 km dalam sekali pengisian daya. Keunggulan lain dari AION i60 adalah kemampuannya untuk mengisi daya cepat, di mana baterai dapat terisi dari 30% hingga 80% hanya dalam waktu 15 menit. Dengan dimensi yang lebih besar dari Aion V, memiliki panjang 4.685 mm, AION i60 menawarkan kabin dengan desain modern minimalis. Fitur interior meliputi floating screen, dua wireless charging pad, serta 32 pilihan warna ambient light untuk menciptakan suasana yang personal. Harga pre-sale AION i60 di China untuk varian REEV dimulai dari sekitar Rp296,8 juta, sedangkan versi listrik murninya mulai dari sekitar Rp280,1 juta.

Iqbal Taufiqurrahman, Product and Strategy GAC Indonesia, menekankan bahwa pengembangan kedua model ini telah mempertimbangkan karakter pasar Indonesia secara spesifik. GAC juga mengadopsi strategi “In local, for local”, yang mencakup penguatan produksi dan operasional di berbagai negara, termasuk rencana pendirian pabrik perakitan di Indonesia. Hal ini menegaskan keseriusan GAC dalam memenuhi permintaan konsumen lokal dan berkontribusi pada kemajuan industri otomotif nasional. Selain kedua model tersebut, GAC juga tengah menyiapkan MPV 7-seater (GAC E8) untuk pasar Indonesia.