— Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah menegaskan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar merupakan sarana bagi pelajar untuk menampilkan kemampuan akademis dan pemahaman nilai kebangsaan. Ajang ini juga dipandang sebagai kesempatan bagi peserta untuk meraih prestasi hingga tingkat nasional dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus.

Pernyataan itu disampaikan Siti Fauziah saat memberi sambutan pada technical meeting dan simulasi LCC Empat Pilar tingkat Provinsi Bali di Bali Sunset Road Convention Center, Denpasar, Jumat (3/7). Kegiatan dihadiri perwakilan Sekretariat Jenderal MPR RI, dosen pascasarjana Universitas Warmadewa I Made Suniastha Amerta, serta guru dan pembina peserta.

Daftar Finalis Provinsi Bali

Sembilan sekolah menengah atas dan sederajat melaju ke babak final Provinsi Bali setelah melalui seleksi yang diikuti sekitar 80 sekolah di seluruh Bali. Kesembilan finalis adalah:

  • SMAN 2 Tabanan
  • SMAN 1 Negara
  • SMAN 1 Tegallalang
  • SMAN 1 Singaraja
  • SMAS Kristen Harapan
  • SMKN 1 Amlapura
  • SMAN 2 Semarapura
  • SMAN 1 Kuta Utara
  • SMAN 1 Bangli

Pesan Untuk Finalis

Siti Fauziah menilai seluruh sekolah yang mencapai babak final pada hakikatnya sudah menjadi pemenang karena mampu menyisihkan puluhan peserta lain. Ia mengimbau para peserta mempersiapkan diri secara optimal, termasuk menjaga kondisi fisik dan memperdalam materi Empat Pilar MPR RI, agar tampil maksimal pada final provinsi dan berpeluang maju ke grand final nasional.

“LCC Empat Pilar MPR RI merupakan kesempatan bagi pelajar untuk menunjukkan pengetahuan dan wawasan kebangsaannya, sehingga dapat meraih juara di tingkat provinsi dan mewakili daerahnya pada grand final nasional di Jakarta,” kata Siti Fauziah.

Ia menambahkan peserta yang lolos ke grand final dan meraih predikat juara nasional akan memperoleh berbagai kemudahan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih. Siti Fauziah juga mengingatkan bahwa persaingan di tingkat nasional akan lebih ketat karena juara provinsi akan berhadapan dengan pemenang dari provinsi lain.

Selain menguasai materi, Siti Fauziah menekankan pentingnya ketelitian dalam menjawab soal. “Peserta tidak hanya dituntut cerdas, tetapi juga cermat dalam memahami setiap soal sebelum memberikan jawaban,” ujarnya.

Lebih jauh, ia memotivasi para pelajar untuk memiliki cita-cita besar sebagai bagian dari generasi Indonesia Emas, dengan menyebutkan peluang mereka kelak menjadi pemimpin di berbagai bidang. Menurut Siti Fauziah, LCC bukan sekadar kompetisi; kegiatan ini juga menjadi media memperluas persahabatan dan membangun jejaring antarpelajar, yang akan semakin luas saat finalis dari seluruh Indonesia berkumpul di grand final Jakarta.