— JAKARTA — PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) menandatangani kerja sama strategis dengan PT Setiabudi Investment Management (Setiabudi IM) untuk memperkuat penetrasi di segmen wealth management. Kolaborasi ini memberi akses nasabah Bank INA ke berbagai produk reksa dana sekaligus memperluas saluran distribusi produk investasi perseroan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Bank INA dalam memperluas layanan investasi seiring meningkatnya kebutuhan nasabah terhadap instrumen pengelolaan aset yang dikelola secara profesional.

Komitmen Layanan Keuangan Lebih Komprehensif

Wakil Direktur Utama Bank INA Yulius Purnama Junaedi mengatakan kemitraan itu merupakan bagian dari transformasi perseroan untuk menghadirkan layanan keuangan yang lebih komprehensif sekaligus memperkuat daya saing di industri perbankan.

“Kebutuhan masyarakat terhadap layanan perbankan terus berkembang. Nasabah kini tidak hanya membutuhkan tempat menyimpan dana, tetapi juga solusi pengelolaan aset yang adaptif. Melalui kerja sama dengan Setiabudi Investment Management, kami menghadirkan pilihan instrumen reksa dana yang mudah diakses, terjangkau, dan berpotensi memberikan hasil investasi yang optimal,” ujar Yulius.

Menurut Yulius, inisiatif ini juga mempertegas komitmen Bank INA untuk menjadi mitra finansial jangka panjang bagi nasabah. Dengan tersedianya berbagai pilihan produk investasi, nasabah diharapkan lebih mudah melakukan diversifikasi aset guna memperkuat perencanaan keuangan keluarga.

Peran Setiabudi IM dan Edukasi Pasar

Direktur Utama Setiabudi Investment Management Marto Sutiono menilai sinergi dengan Bank INA akan memperluas jangkauan produk reksa dana perseroan dan meningkatkan literasi investasi masyarakat melalui jaringan distribusi perbankan.

“Kami berkomitmen mendukung pengembangan portofolio nasabah Bank INA melalui produk investasi yang dirancang agar tangguh menghadapi inflasi maupun fluktuasi pasar. Beragam produk unggulan kami diharapkan dapat menjadi alternatif investasi yang mampu mengoptimalkan nilai aset nasabah secara berkelanjutan,” kata Marto.

Selain peresmian kerja sama, Bank INA menggelar forum BINA Insight untuk memperkuat edukasi pasar kepada nasabah. Kegiatan itu menyajikan paparan prospek ekonomi makro dan pasar keuangan serta diskusi mengenai peluang investasi di reksa dana, aset kripto, dan emas digital yang melibatkan Setiabudi IM, PT Indodax Nasional Indonesia, dan PT Indogold Makmur Sejahtera.

Melalui penguatan ekosistem wealth management dan perluasan kolaborasi dengan pelaku industri investasi, Bank INA berharap dapat meningkatkan penetrasi bisnis di segmen ritel maupun affluent sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis berbasis fee based income di masa mendatang.